EmitenTrust Versi penuh
Stock and Market

IHSG Tutup Akhir Pekan Tergelincir ke Level 6.636

Oleh Komarudin 04 Sep 2026 17:03 2 menit baca

EmitenTrust.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terkoreksi pada akhir perdagangan Jumat (4/9/2026). IHSG turun 31,41 poin atau 0,47% ke level 6.636,47.

Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak fluktuatif dengan level tertinggi 6.704 dan level terendah 6.633. Indeks dibuka pada posisi 6.667.

Tekanan terhadap IHSG terjadi seiring mayoritas sektor saham bergerak di zona merah. Dari 11 indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia (BEI), delapan sektor melemah dan hanya tiga sektor yang berhasil menguat.

Sektor transportasi dan logistik menjadi pemberat terbesar dengan penurunan 1,09%. Selanjutnya, sektor barang konsumen non-primer turun 1,07% dan sektor teknologi terkoreksi 0,76%.

Sektor kesehatan juga melemah 0,70%, sektor keuangan turun 0,40%, infrastruktur terkoreksi 0,30%, sedangkan sektor properti turun tipis 0,01%.

Di sisi lain, sektor energi menjadi penguat terbesar dengan kenaikan 0,22%. Sektor barang konsumen primer menguat 0,19%, sementara sektor perindustrian naik 0,18%.

Aktivitas perdagangan saham berlangsung cukup ramai. Total volume transaksi mencapai 35,65 miliar saham dengan nilai perdagangan Rp14,94 triliun.

Sebanyak 363 saham ditutup melemah, berbanding 256 saham yang menguat. Sementara 172 saham lainnya bergerak stagnan.

Di tengah pelemahan IHSG, sejumlah saham justru mencatat kenaikan signifikan. UANG menjadi top gainer dengan lonjakan 24,92% atau Rp800 ke level Rp4.010 per saham.

RONY menyusul dengan kenaikan 24,90% atau Rp315 menjadi Rp1.580. SMMT juga melonjak 24,88% atau Rp520 ke Rp2.610.

SURE menguat 24,71% atau Rp650 menjadi Rp3.280, sedangkan NATO naik 24,63% atau Rp250 ke level Rp1.265.

Beberapa saham lainnya juga mencatat kenaikan harga secara nominal. PKPK naik Rp650 menjadi Rp4.380 per saham.

Di sisi berlawanan, PTSP menjadi saham dengan penurunan terdalam. Saham tersebut terperosok 14,98% atau Rp245 ke level Rp1.390.

MDIA menyusul dengan penurunan 14,28% atau Rp36 menjadi Rp216. AGAR terkoreksi 9,81% atau Rp160 ke Rp1.470.

BALI turun 7,50% atau Rp105 menjadi Rp1.295, sedangkan ICON melemah 7,14% atau Rp10 ke level Rp130.

Untuk saham dengan penurunan harga secara nominal, UNTR turun Rp350 menjadi Rp24.950. CMRY melemah Rp260 ke Rp4.570, sedangkan PTSP turun Rp245 menjadi Rp1.390.

Dari sisi frekuensi transaksi, BULL menjadi saham yang paling aktif diperdagangkan dengan 79.334 kali transaksi senilai Rp786 miliar.

CUAN menyusul dengan 75.632 kali transaksi senilai Rp960 miliar, sedangkan COCO tercatat 63.237 kali transaksi dengan nilai Rp289 miliar.

Di jajaran saham LQ45, CUAN menjadi penguat terbesar dengan kenaikan 3,30%. BUMI menyusul dengan penguatan 1,94%, sedangkan MEDC naik 0,67%.

Sebaliknya, EMTK menjadi saham LQ45 dengan penurunan terbesar, yakni 3,74%. ASII melemah 2,97%, sementara JPFA terkoreksi 2,94%.

Topik terkait
IHSG top gainers top losers indeks sektor penutupan perdagangan sesi I