back to top

INCO Ungkap Hentikan Sementara Seluruh Kegiatan Operasional Tambang, Kenapa?

EmTrust- PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mengumumkan penghentian sementara seluruh kegiatan operasional pertambangan di wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Perseroan. Langkah ini dilakukan menyusul belum diterbitkannya persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) Tahun 2026.

Anggun Kara Nataya Corporate Secretary INCO menyampaikan bahwa secara hukum Perseroan belum diperkenankan melakukan aktivitas pertambangan sebelum persetujuan RKAB 2026 diterbitkan oleh otoritas berwenang.

“Sebagai bentuk kepatuhan terhadap ketentuan hukum dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik, Perseroan menghentikan sementara kegiatan operasi pertambangan di seluruh wilayah IUPK hingga persetujuan resmi diterbitkan,” tulis Anggun pada Jumat (2/1).

Vale menegaskan bahwa penghentian sementara ini dilakukan untuk memastikan seluruh kegiatan usaha tetap berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Meski demikian, Perseroan meyakini keterlambatan persetujuan RKAB tersebut tidak akan mengganggu keberlanjutan operasional secara keseluruhan.

Dari sisi keuangan, manajemen memastikan bahwa penundaan persetujuan RKAB tidak menimbulkan dampak material langsung terhadap kondisi keuangan Perseroan saat ini. Vale juga menyatakan optimistis persetujuan RKAB Tahun 2026 dapat diterbitkan dalam waktu dekat.

Perseroan menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga stabilitas usaha, keselamatan kerja, serta keberlanjutan operasional, sejalan dengan upaya pengelolaan sumber daya alam secara bertanggung jawab dan berkelanjutan demi kepentingan pemegang saham, masyarakat, dan lingkungan.

Pada perdagangan hari ini Jumat (2/1) saham INCO naik 1,9 persen ke level Rp5.275 per lembar.

Artikel Terkait

IHSG Tutup Akhir Pekan Bergairah! KLBF dan TLKM Pimpin LQ45

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (17/7/2026), di zona hijau. IHSG menguat 67,32 poin atau 1,10% ke level 6.175,53, didorong penguatan mayoritas sektor serta aksi beli pada sejumlah saham berkapitalisasi besar.

MSCI Ubah Aturan Saham Extreme Price Increase, Berlaku Mulai Review Agustus 2026

Penyedia indeks global MSCI Inc. mengumumkan perubahan metodologi penyaringan saham yang mengalami Extreme Price Increase (EPI).

KREN Kantongi Restu Buyback Saham Rp50M

PT Quantum Clovera Investama Tbk. (KREN) memperoleh persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai maksimal Rp50 miliar.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru