back to top

Island Concepts (ICON) Putuskan Tak Bagi Dividen Tahun Buku 2025

Emitentrust.com – PT Island Concepts Indonesia Tbk (ICON) memutuskan tidak membagikan dividen tunai kepada pemegang saham untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 31 Juli 2026.

Manajemen ICON dalam keterangannya Selasa (4/8) menyebut RUPST dihadiri pemegang saham yang mewakili 729.934.915 saham atau 66,982% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah. Seluruh mata acara rapat disetujui secara bulat oleh para pemegang saham yang hadir.

Pada agenda kedua rapat, pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih Perseroan dengan tidak melakukan pembagian dividen untuk tahun buku 2025.

Selain itu, dalam agenda pertama, pemegang saham menyetujui Laporan Tahunan 2025 serta Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Herman Dody Tanumihardja & Rekan. Auditor memberikan opini bahwa laporan keuangan konsolidasian menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan, kinerja keuangan, dan arus kas Perseroan sesuai Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.

RUPST juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan selama tahun buku 2025 sepanjang tercermin dalam laporan tahunan dan laporan keuangan yang telah disahkan.

Pada agenda ketiga, pemegang saham memberikan kuasa penuh kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk akuntan publik independen dan/atau Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit laporan keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2026, termasuk menetapkan besaran honorarium serta persyaratan penunjukan lainnya.

Pada perdagangan hari ini Selasa (4/8) saham ICON naik 8,49 persen ke level Rp115 per lembar.

Sebagai informasi PT Island Concepts Indonesia Tbk (ICON) berhasil meraih laba bersih sebesar Rp3,3 miliar hingga Rp5,87 miliar pada sepanjang tahun 2025, mengakhiri tren rugi beruntun dalam empat tahun sebelumnya.

Artikel Terkait

BEI Minta Penjelasan MDIA, Ada Transaksi Jumbo oleh Pengendali

PT Intermedia Capital Tbk. (MDIA) memberikan klarifikasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait pengalihan 1 miliar saham milik pemegang saham pengendali, PT Visi Media Asia Tbk. (VIVA). Perseroan menegaskan tidak terdapat informasi atau fakta material yang menjadi penyebab volatilitas perdagangan saham MDIA.

BEI Tetapkan Kontrak Berjangka Baru MSCI Hong Kong, Agustus 2026

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menetapkan periode perdagangan Kontrak Berjangka Indeks Asing (KBIA) MSCI Hong Kong Listed Large Cap Futures untuk Agustus 2026 dengan menghadirkan satu seri kontrak baru, yakni MSLCHKV6.

Samuel Sekuritas Cairkan Repo 276 Juta Saham BKSL Harga Rp102 per Lembar

Emitentrust.com - Samuel Sekuritas Indonesia mengurangi kepemilikan sahamnya di...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru