back to top

JSKY Tak Bisa Ungkap UBO, Publik Kuasai 64,9%!

Emitentrust.com – PT Sky Energy Indonesia Tbk (JSKY) menanggapi surat Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait permintaan penjelasan atas belum diungkapkannya Pemilik Manfaat tingkat perorangan.

Dalam surat tanggapan resminya atas surat BEI No. S-01631/BEI.PP2/02-2026, perseroan menyatakan bahwa tidak diungkapkannya informasi Pemilik Manfaat bukanlah unsur kesengajaan.

Yusuf Woro Widhi Firmanto Corporate Secretary JSKY mengaku setelah melakukan penelusuran terhadap riwayat Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek, tidak ditemukan data bahwa sebelumnya perseroan pernah menyampaikan laporan sebagaimana dimaksud.

Karena itu, perseroan juga menyebut tidak dapat melakukan koreksi terhadap formulir E009 sebagaimana diminta Bursa.

Komposisi Pemegang Saham per Februari 2026

Sky Energy mengungkapkan struktur pemegang saham terbaru sebagai berikut:

  • Masyarakat: 1.320.558.260 saham (64,98%)
  • PT Mirae Aset Sekuritas: 203.352.927 saham (10%)
  • Kejaksaan Agung: 416.700.233 saham (20,5%)
  • PT Trinitan Global Pasifik (Pengendali): 91.928.580 saham (4,52%)

Adapun pemegang saham pengendali perseroan adalah PT Trinitan Logistic, dengan komposisi kepemilikan sebagai berikut:

Ferry Joedianto Robertus Tandiono: 40%

Richard Tandiono: 30%

Jackson Tandiono: 30%

Per Februari 2026, jajaran manajemen Sky Energy terdiri dari:

Komisaris Utama: Hantoro

Komisaris Independen: Burhanudin Amin

Direktur Utama: Jung Fan

Direktur: Hideki Iida

Direktur: Naoki Ishikawa

Manajemen menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan transparansi dan kepatuhan terhadap ketentuan pasar modal.

Artikel Terkait

Grup Bakrie (BNBR) Kantongi Restu Right Issue

Laba bersih Perseroan selama 2025 sebesar Rp 502,74 miliar, naik 49,6% dibanding tahun sebelumnya Pendapatan bersih Perseroan selama 2025 sebesar Rp 3,74 triliun

Laba CMRY Melejit 34%! Tembus Rp2T di 2025

PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) mencatat kinerja gemilang sepanjang 2025. Perseroan membukukan laba bersih Rp2,03 triliun, melonjak sekitar 34,4% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp1,51 triliun.

Pengendali HILL Bolak – Balik Transaksi Jutaan Lembar Harga Gocap

Pemegang saham pengendali PT Hillcon Tbk (HILL), yakni PT Hillcon Equity Management, tercatat melakukan aksi jual sekaligus beli saham dalam dua hari berurutan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru