back to top

KEEN Setujui Dividen 18,52% Laba 2025, Cum Date 12 Juni

Emitentrust.com – PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN) resmi membagikan dividen tunai sebesar Rp30,13 miliar atau setara Rp8,22 per saham untuk tahun buku 2025.

Pembagian dividen tersebut telah mendapat persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 4 Juni 2026.

Berdasarkan keterangan resmi perseroan pada Senin (8/6) disebutkan, total dana yang dialokasikan untuk dividen mencapai Rp30.132.800.000 atau setara 18,52% dari laba bersih tahun buku 2025 yang tercatat sebesar US$9,09 juta.

Manajemen KEEN menjelaskan, setiap pemegang saham akan memperoleh dividen tunai sebesar Rp8,22 per saham. Sementara itu, perseroan juga menyisihkan Rp5 miliar sebagai dana cadangan dan mengalokasikan sisa laba untuk mendukung kegiatan operasional dan pengembangan usaha.

Adapun jadwal pembagian dividen telah ditetapkan dengan cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 12 Juni 2026, sedangkan ex dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 15 Juni 2026.

Selanjutnya, cum dividen di pasar tunai jatuh pada 17 Juni 2026 dan ex dividen pasar tunai pada 18 Juni 2026. Daftar pemegang saham yang berhak atas dividen (recording date) ditetapkan pada 17 Juni 2026 pukul 16.00 WIB.

Perseroan menjadwalkan pembayaran dividen tunai kepada pemegang saham pada 3 Juli 2026.

Selain menyetujui pembagian dividen, RUPST juga mengesahkan laporan tahunan dan laporan keuangan tahun buku 2025 serta memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan selama tahun buku 2025.

Dalam agenda perubahan susunan pengurus, pemegang saham menyetujui pengangkatan Seki Hitoshi sebagai Komisaris menggantikan Yamaguchi Masahiro yang diberhentikan dengan hormat terhitung sejak penutupan rapat.

Pada perdagangan hari ini Senin (8/7) saham KEEN turun 3,8 persen ke level Rp760.

Artikel Terkait

BEI Akhirnya Kunci Saham Ini Setelah Melonjak Lebih dari 200%

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) di seluruh pasar mulai sesi I perdagangan 8 Juni 2026.

TCPI Beber Pemilik Manfaat Akhir, Free Float 19,24%

PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) melaporkan porsi saham publik (free float) sebesar 19,24% atau setara 962,23 juta saham per akhir Mei 2026. Sementara itu, H. Abdullah Popo Parulian

IHSG Sesi I Jatuh Nyaris 3%! TLKM Ambles 12%

IHSG kembali tertekan pada awal pekan. Pada perdagangan sesi pertama Senin (8/6/2026), IHSG jatuh 160,46 poin atau 2,87% ke level 5.434,306 seiring meningkatnya tekanan di pasar keuangan global.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru