back to top

KLAS Putuskan Laba 2025 Rp35,5 Miliar, Ditahan!

Emitentrust.com – PT Pelayaran Kurnia Lautan Semesta Tbk (KLAS) memutuskan untuk tidak membagikan dividen tunai kepada pemegang saham dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 12 Mei 2026.

Manajemen KLAS dalam keterangannya Sabtu (16/5) menyebutkan bahwa, pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih tahun 2025 sebesar Rp35,58 miliar dengan rincian Rp2 miliar disisihkan sebagai dana cadangan, sementara sisanya ditetapkan sebagai laba ditahan untuk mendukung kegiatan usaha perseroan ke depan.

RUPST dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 2,65 miliar saham atau setara 72,86 persen dari total saham dengan hak suara sah. Seluruh agenda rapat disetujui secara bulat oleh pemegang saham.

Selain memutuskan tidak ada pembagian dividen, pemegang saham juga menyetujui dan mengesahkan laporan tahunan serta laporan keuangan perseroan tahun buku 2025 yang telah diaudit dengan opini wajar dalam semua hal yang material.

Dalam agenda perubahan susunan pengurus, perseroan mengangkat Sakkan Tampubolon sebagai Komisaris Utama menggantikan Frederick Rompas. Meski demikian, Frederick Rompas tetap menjabat sebagai Komisaris Independen perseroan.

Dengan perubahan tersebut, susunan Dewan Komisaris dan Direksi perseroan menjadi sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama: Sakkan Tampubolon
Komisaris Independen: Frederick Rompas
Komisaris: Nickolas Tjan Sakti Efendie
Direksi
Direktur Utama: Kurnyatjan Sakti Efendie
Direktur: Novi Susanti

Selain itu, pemegang saham juga menyetujui penunjukan Kantor Akuntan Publik Suharli, Sugiharto & Rekan Afiliasi SW Indonesia untuk mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026.

Pada perdagangan Rabu (13/5) saham KLAS berada di level Rp81 per lembar.

Artikel Terkait

BEI Layangkan Surat ke Emiten Grup Bakrie (ENRG)

Emitentrust.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta penjelasan kepada...

Bank SMBC (BTPN) Ungkap Rencana Merger Oto Multiartha dan Summit Oto Finance

PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN) berencana menggabungkan dua anak usahanya, PT Oto Multiartha (OTO) dan PT Summit Oto Finance (SOF), sebagai bagian dari strategi penyederhanaan struktur usaha dan peningkatan efisiensi operasional grup

IHSG Ditutup Bangkit Lagi! BRPT Melonjak Hampir 9%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Kamis (2/7/2026). IHSG ditutup naik 49,44 poin atau 0,87% ke level 5.744,55, setelah sehari sebelumnya juga berakhir di zona hijau.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru