back to top

KOKA Tegaskan Lonjakan Harga Saham Murni Sentimen Pasar

Emitentrust.com – PT Koka Indonesia Tbk. (KOKA) memberikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah saham Perseroan masuk dalam pengawasan Unusual Market Activity (UMA) akibat pergerakan harga dan volume perdagangan yang tidak biasa.

Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan pada Selasa (21/7/2026), manajemen KOKA menegaskan bahwa lonjakan harga maupun aktivitas perdagangan saham Perseroan bukan dipicu oleh informasi atau fakta material yang belum diungkapkan kepada publik.

Direktur Utama KOKA, Gao Jing, menjelaskan bahwa pergerakan saham lebih dipengaruhi oleh mekanisme pasar, sentimen investor, maupun faktor-faktor spekulatif.

“Perseroan berpendapat bahwa pergerakan harga dan/atau peningkatan volume perdagangan saham Perseroan merupakan pengaruh alamiah pasar, sentimen investor maupun esensi spekulatif pasar, dan bukan disebabkan adanya informasi dan/atau fakta material yang belum diungkapkan oleh Perseroan,” tulis manajemen.

Perseroan juga menegaskan komitmennya untuk tetap mematuhi seluruh ketentuan keterbukaan informasi sesuai regulasi pasar modal. Apabila di kemudian hari terdapat informasi material yang wajib diumumkan, KOKA menyatakan akan segera menyampaikannya kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan publik.

Selain itu, KOKA mengimbau para investor agar mengedepankan kehati-hatian dalam mengambil keputusan investasi dengan mengacu pada keterbukaan informasi resmi yang diterbitkan Perseroan.

Manajemen juga memastikan bahwa notasi UMA tersebut tidak memberikan dampak terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, aspek hukum maupun kelangsungan usaha Perseroan.

Sebelumnya, BEI menetapkan saham KOKA dalam status Unusual Market Activity (UMA) setelah mengalami lonjakan harga yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Pasca pengumuman UMA, saham KOKA sempat terkoreksi sekitar 6% ke level Rp230.

Sebagai informasi, saham KOKA pada perdagangan hari ini Selasa (21/7) turun 12,3 persen ke level Rp214. Dalam sepekan terakhir naik 20,9 persen. Dalam sebulan terbang 116 persen dari harga Rp99 pada 22 Juni 2026.

Artikel Terkait

Disorot BEI, Emiten Hapsoro (SINI) Ungkap Prospek Akuisisi Anak Usaha PTRO Rp1,73T

PT Singaraja Putra Tbk (SINI) memberikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait transaksi material berupa pengambilalihan 99,99% saham PT Kemilau Mulia Sakti (KMS), entitas anak PT Petrosea Tbk (PTRO), dengan nilai transaksi sebesar Rp1,7304 triliun.

JELI Luncurkan INACO Mogo Choco, Mini Pudding Terinspirasi Korean Wave

PT Niramas Utama Tbk resmi meluncurkan INACO Mogo Choco, produk mini pudding terbaru yang terinspirasi cita rasa Korea Selatan. Produk tersebut diperkenalkan untuk pertama kalinya kepada masyarakat melalui Jakarta Fair Kemayoran 2026 yang berlangsung pada 11

AGAR Punya Pengendali Baru! 510 Juta Saham Berpindah ke Suprajitno Sutomo

PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) mengumumkan telah terjadi perubahan pengendali setelah Suprajitno Sutomo resmi mengambil alih sebanyak 510 juta saham perseroan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru