back to top

Komisaris MDIY Ong Chu Jin Adrian Borong Ratusan Ribu Lembar

EmTrust – Anggota Dewan Komisaris PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY), Ong Chu Jin Adrian, dilaporkan kembali menambah kepemilikan sahamnya di perusahaan secara bertahap. Langkah strategis ini terungkap dalam Laporan Kepemilikan Saham yang disampaikan secara resmi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tertanggal 02 Februari 2026. Aksi korporasi ini mencerminkan langkah proaktif dari pihak internal emiten dalam merespons dinamika harga saham di pasar modal.

Berdasarkan rincian transaksi, Ong Chu Jin Adrian melakukan pembelian saham MDIY melalui entitas Maya Asia Limited dengan status kepemilikan tidak langsung. Transaksi ini dilaksanakan dalam tiga tahap dengan harga yang terus meningkat, dimulai pada 29 Januari 2026 sebanyak 301.400 unit di harga Rp800 per lembar. Pembelian berlanjut pada 30 Januari 2026 sebanyak 300.000 unit di harga Rp820, dan puncaknya pada 02 Februari 2026 sebesar 53.000 unit di harga Rp850 per lembar.

Secara kumulatif, total saham yang diserap dalam periode singkat tersebut mencapai 654.400 lembar saham. Pihak pelapor secara tegas menyatakan bahwa tujuan dari seluruh rangkaian transaksi ini murni dilakukan untuk kepentingan investasi pribadi. Akumulasi pembelian di atas harga Rp800 ini memberikan indikasi mengenai valuasi internal yang dipandang masih menarik oleh jajaran manajemen.

Dampak dari aksi borong saham ini membuat jumlah total kepemilikan saham Ong Chu Jin Adrian melonjak signifikan dari 216.964.400 unit menjadi 217.618.800 unit saham. Meskipun terjadi penambahan volume yang cukup besar, persentase hak suara yang bersangkutan tercatat tetap berada di level 0,86%. Hal ini menunjukkan bahwa penambahan tersebut belum mengubah peta kekuatan suara secara signifikan dalam struktur pemegang saham. (end)

Artikel Terkait

BEI Umumkan Saham Dikuasai Segelintir Investor, Ini Emitennya!

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengeluarkan pengumuman penting terkait sejumlah emiten yang memiliki kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi atau high shareholding concentration per 31 Maret 2026.

Bengkak 348%! PTPP Rugi Hampir Rp8T di 2025

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp7,99 triliun sepanjang 2025, membengkak sekitar 348% dibandingkan rugi Rp1,78 triliun pada 2024 (YoY).

KB Bank (BBKP) Tinggalkan Rugi Triliunan di 2025

PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) (sebelumnya Bank Bukopin) berhasil membalikkan kinerja secara signifikan sepanjang 2025 dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp66,6 miliar, berbanding terbalik dari rugi Rp6,33 triliun pada 2024,

Populer 7 Hari

Berita Terbaru