back to top

Laba MORA Melejit 96%, EPS Ikut Terbang di 2025

Emitentrust.com – PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) miten infrastruktur telekomunikasi sepanjang 2025 membukukan laba bersih Rp515,86 miliar, melonjak 96,5% dibandingkan Rp262,57 miliar pada 2024.

Sejalan dengan itu, laba per saham (EPS) juga ikut terdongkrak signifikan menjadi Rp18,97, naik dari Rp10,38 pada tahun sebelumnya atau tumbuh sekitar 82,8%.

Lonjakan laba ini terjadi di tengah pertumbuhan pendapatan yang relatif moderat. Perseroan mencatat pendapatan Rp4,00 triliun, naik tipis sekitar 0,55% YoY dari Rp3,98 triliun. Namun efisiensi dan penurunan beban keuangan menjadi kunci utama peningkatan profitabilitas.

Secara operasional, laba usaha tercatat Rp1,12 triliun, meningkat dari Rp1,07 triliun. Sementara itu, beban bunga dan keuangan turun signifikan menjadi Rp520,06 miliar dari Rp583,65 miliar, memberikan ruang besar bagi pertumbuhan laba bersih.

Selain itu, perusahaan juga mencatat keuntungan selisih kurs Rp32,42 miliar, berbalik dari rugi kurs pada tahun sebelumnya, yang turut memperkuat bottom line.

Dari sisi neraca, total aset MORA relatif stabil di level Rp14,76 triliun, dengan ekuitas meningkat menjadi Rp7,91 triliun dari Rp7,39 triliun. Sementara itu, total liabilitas berhasil ditekan menjadi Rp6,85 triliun, turun dari Rp7,26 triliun.

Di sisi arus kas, perusahaan masih mencatat kas operasional positif Rp1,53 triliun, meski menurun dibanding tahun sebelumnya. Penurunan kas lebih dipengaruhi oleh belanja investasi yang cukup agresif, terutama pada aset tetap yang mencapai Rp1,32 triliun.

Artikel Terkait

IHSG Tutup Akhir Pekan Melonjak! Lewati Level 6.400

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan di zona hijau. Pada Jumat (7/8/2026), IHSG menguat 65,94 poin atau 1,04% ke level 6.409,65,

Eks Dirut BCA Borong Saham GJTL, Ada Sinyal Apa?

Saham PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) kembali mencuri perhatian. Tak hanya didukung perbaikan kinerja pada kuartal II-2026, emiten produsen ban terbesar di Indonesia ini juga memiliki deretan pemegang saham kelas kakap.

Bank Kasikorn (BMAS) Minta Restu Rights Issue 2,8 Miliar Saham

PT Bank KASIKORN Indonesia Tbk. (BMAS) berencana menggelar Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) IV atau rights issue dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 2.875.000.000 saham baru, setara 15,88% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru