Emitentrust.com -“PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) mencatat lonjakan laba bersih sepanjang 2025, menegaskan konsistensi fundamental bisnis di tengah dinamika industri asuransi dan penerapan standar akuntansi baru PSAK 117.
Perseroan membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp711,06 miliar, melonjak sekitar 77,1% dibandingkan Rp401,57 miliar pada tahun sebelumnya (restated). Capaian ini mencerminkan ketahanan kinerja di tengah perubahan signifikan dalam pelaporan keuangan.
Seiring penerapan PSAK 117, Perseroan melakukan penyesuaian penyajian laporan keuangan, termasuk penyajian kembali kinerja tahun 2024. Perubahan ini terutama memengaruhi pengakuan pendapatan dan beban kontrak asuransi, namun tetap dilakukan sesuai standar akuntansi yang berlaku demi meningkatkan transparansi.
Dari sisi operasional, kinerja TUGU juga menunjukkan pertumbuhan solid. Pendapatan jasa asuransi tercatat sebesar Rp9,11 triliun atau naik 22,12% secara tahunan. Sementara itu, hasil jasa asuransi meningkat lebih tinggi, yakni 39,10% menjadi Rp1,02 triliun.
Pertumbuhan ini ditopang oleh optimalisasi portofolio di lini unggulan seperti fire & property, offshore, dan aviation yang masih menjadi kontributor utama pendapatan.
Di sisi lain, hasil investasi mencapai Rp717,36 miliar, mencerminkan strategi pengelolaan portofolio yang prudent dan adaptif terhadap kondisi pasar. Pendapatan usaha lainnya juga tercatat sebesar Rp542,52 miliar, didukung kontribusi berkelanjutan dari entitas anak.
Presiden Direktur Tugu Insurance, Adi Pramana, menyampaikan bahwa kinerja ini menunjukkan kondisi bisnis yang tetap terjaga.
“Perseroan terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan pengelolaan risiko melalui penguatan portofolio serta disiplin dalam underwriting,” ujarnya.
Dari sisi neraca, total aset Perseroan mencapai Rp27,71 triliun dengan ekuitas sebesar Rp10,17 triliun. Sementara itu, rasio Risk Based Capital (RBC) berada di level 410,9%, jauh di atas ketentuan minimum regulator sebesar 120%, menunjukkan posisi permodalan yang sangat kuat.
Direktur Keuangan & Layanan Korporat Tugu Insurance, Fitri Azwar, menambahkan bahwa implementasi PSAK 117 merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelaporan keuangan.
Perseroan memastikan kinerja yang dicapai didukung oleh fundamental yang sehat, pengelolaan risiko yang terukur, serta struktur permodalan yang kuat,” jelasnya.


