back to top

Lim Shrimp Rampungkan Tender Offer SMKM

Emitentrust.com – Proses Penawaran Tender Wajib (Mandatory Tender Offer/MTO) atas saham PT Sumber Mas Konstruksi Tbk. (SMKM) resmi berakhir. Lim Shrimp Org Pte. Ltd., selaku pengendali baru perseroan, melaporkan hasil pelaksanaan tender tersebut kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia melalui surat resmi nomor LSO/OJK/IDX/2001202601.

Berdasarkan laporan tersebut, periode Penawaran Tender Wajib yang dilakukan oleh Lim Shrimp Org Pte. Ltd. melalui PT Lim Shrimp Org tidak membuahkan pembelian saham baru dari masyarakat. Manajemen menyatakan bahwa tidak ada pemegang saham publik yang menjual sahamnya selama masa penawaran berlangsung.

“Tidak terdapat pemegang saham yang menjual sahamnya dalam Penawaran Tender Wajib ini. Dengan demikian, tidak terdapat saham tambahan yang dibeli oleh Pengendali Baru,” jelas manajemen Lim Shrimp Org Pte. Ltd. dalam keterangan tertulisnya pada Rabu (21/1).

Dengan hasil tersebut, komposisi kepemilikan saham Lim Shrimp Org Pte. Ltd. di dalam SMKM tetap konsisten dengan posisi sebelum tender dimulai. Perusahaan asal Singapura tersebut tetap menguasai 313.250.000 lembar saham atau setara dengan 25,00% dari total modal ditempatkan dan disetor perseroan.

Pelaksanaan Penawaran Tender Wajib ini merupakan pemenuhan kewajiban sesuai dengan Peraturan OJK No. 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka. Langkah ini wajib dilakukan setelah Lim Shrimp Org Pte. Ltd. secara resmi mengambil alih posisi pengendalian dalam struktur kepemilikan saham PT Sumber Mas Konstruksi Tbk.

Meskipun tidak ada perubahan porsi kepemilikan pasca-tender, selesainya fase ini memberikan kepastian hukum dan struktur manajemen bagi emiten berkode saham SMKM tersebut. Kini, fokus pasar akan tertuju pada langkah strategis apa yang akan diambil oleh Lim Shrimp Org dalam mengembangkan bisnis konstruksi perseroan di bawah kepemimpinan baru.

Pada perdagangan hari ini Rabu saham SMKM ditutup turun 0,56 persen ke level Rp177.

Artikel Terkait

BEI Umumkan Saham Dikuasai Segelintir Investor, Ini Emitennya!

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengeluarkan pengumuman penting terkait sejumlah emiten yang memiliki kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi atau high shareholding concentration per 31 Maret 2026.

Bengkak 348%! PTPP Rugi Hampir Rp8T di 2025

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp7,99 triliun sepanjang 2025, membengkak sekitar 348% dibandingkan rugi Rp1,78 triliun pada 2024 (YoY).

KB Bank (BBKP) Tinggalkan Rugi Triliunan di 2025

PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) (sebelumnya Bank Bukopin) berhasil membalikkan kinerja secara signifikan sepanjang 2025 dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp66,6 miliar, berbanding terbalik dari rugi Rp6,33 triliun pada 2024,

Populer 7 Hari

Berita Terbaru