back to top

Masuk Potensi Delisting! Trikomsel Oke (TRIO) Putar Arah Bisnis

EmTrust – PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO) mengumumkan rencana transformasi strategis pada bisnis perdagangan telepon seluler yang dijalankan oleh entitas anak usahanya, PT Trio Distribusi (TD).

Manajemen TRIO menyebutkan, transformasi ini dilakukan untuk menciptakan efisiensi operasional yang maksimal sekaligus beradaptasi dengan pesatnya perkembangan teknologi, khususnya yang berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Dalam rencana tersebut, TD akan melakukan penataan ulang model bisnis, termasuk opsi mengalihkan sebagian hingga seluruh bisnis toko-toko monobrand kepada pihak ketiga.

” Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kinerja perseroan dalam jangka panjang,” tulis manajemen dalam keterangannya Selasa (17/12).

Meski demikian, TD menegaskan akan tetap melanjutkan bisnis perdagangan perangkat pintar (smart devices) dengan basis teknologi saat ini. Aktivitas penjualan akan difokuskan melalui toko multibrand, kanal online, serta media sosial, sambil terus memantau perkembangan perangkat pintar berbasis AI.

Perseroan mengakui, transformasi bisnis ini berpotensi memberikan tekanan terhadap kinerja TD dalam jangka pendek serta menimbulkan tambahan biaya. Namun di sisi lain, langkah tersebut diproyeksikan dapat menambah modal kerja untuk mendukung pengembangan kegiatan usaha yang sedang berjalan maupun ekspansi ke lini bisnis baru.

Manajemen berharap, strategi transformasi ini dapat meningkatkan daya saing dan kinerja PT Trio Distribusi secara berkelanjutan di tengah perubahan lanskap industri telekomunikasi dan teknologi yang semakin dinamis.

Sebagai informasi PT Trikomsel Oke Tbk, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang distribusi dan ritel produk elektronik, termasuk ponsel, dengan gerai “Oke Shop”.

Perdagangan saham TRIO di Bursa Efek Indonesia (BEI) telah disuspensi (dihentikan sementara) sejak Juli 2019.

Potensi Delisting: Karena suspensi yang telah berlangsung selama lebih dari 4,5 tahun, saham TRIO berpotensi untuk dihapus paksa (delisting) dari BEI.

TRIO mencatatkan sahamnya di BEI (IPO) pada 14 April 2009 sebanyak 450.000.000 Saham atau sebesar 10,11% dari modal disetor pada harga perdana Rp225. Dana hasil IPO yang diraup senilai Rp101.250.000.000.

Bertindak sebagai Penjamin Emisi Utama PT. Mandiri Sekuritas, PT. Sucorinvest Central Gani

Artikel Terkait

Niramas (JELI) Gelar IPO, Pasang Harga Rp900 – 1.120 per Lembar

PT Niramas Utama Tbk (JELI), perusahaan pemilik merek dessert kelapa ternama INACO, resmi menggelar Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) dengan menawarkan sebanyak 350 juta saham baru kepada publik atau setara 25,93% dari modal

MDIY Bagi Dividen Rp443M! Investor Kebagian Rp17,62 per Saham, Ini Jadwalnya

PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp443,85 miliar kepada para pemegang saham untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut telah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)

TRIN Tak Bahas Dividen, RUPST Setujui Rombak Direksi

PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) memperoleh persetujuan pemegang saham atas seluruh agenda dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 10 Juni 2026. Salah satu keputusan penting dalam rapat

Populer 7 Hari

Berita Terbaru