Emitentrust.com- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) terus menggeber aktivitas eksplorasi sepanjang triwulan keempat 2025 yang berakhir pada 31 Desember 2025. Total dana yang digelontorkan Perseroan untuk kegiatan eksplorasi selama periode tersebut mencapai Rp99,16 miliar, setara sekitar US$5,93 juta.
Corporate Secretary MDKA, Jessica J., dalam keterbukaan informasi Jumat (12/1), menyampaikan bahwa eksplorasi dilakukan di tiga lokasi utama di Indonesia, yakni Proyek Tujuh Bukit di Jawa Timur, Proyek eksplorasi Damai Suksesindo (DSI) di Jawa Timur, serta Tambang Tembaga Wetar di Maluku Barat Daya.
Di Proyek Tujuh Bukit, eksplorasi difokuskan pada sumber daya tembaga-emas serta emas-perak. Pada periode Q4 2025, MDKA mengalokasikan dana sebesar Rp88,18 miliar (sekitar US$5,28 juta). Biaya tersebut digunakan untuk kegiatan pengeboran definisi sumber daya guna memperpanjang umur tambang, serta eksplorasi regional proyek emas dan perak di Banyuwangi, Jawa Timur.
Eksplorasi ini dijalankan oleh PT Bumi Suksesindo, dengan dukungan tambahan melalui perjanjian kontrak antara MDKA dan PT Merdeka Teknik Servis (MTS).
Sementara itu, untuk eksplorasi tembaga di Tambang Tembaga Wetar, MDKA menganggarkan biaya sekitar Rp10,36 miliar (sekitar US$0,62 juta). Kegiatan eksplorasi ini dilakukan di Pulau Wetar, Maluku Barat Daya, juga melalui perjanjian kontrak dengan MTS.
Adapun eksplorasi di Proyek Damai Suksesindo (DSI) yang menargetkan sumber daya tembaga, emas, dan perak, menghabiskan biaya relatif lebih kecil, yakni Rp0,63 miliar (sekitar US$0,04 juta). Kegiatan ini berlokasi di Banyuwangi, Jawa Timur dan dilakukan oleh Damai Suksesindo.


