Emitentrust.com – Emiten telekomunikasi PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp9,37 miliar pada semester I-2024, atau membengkak sekitar 3,2% (yoy) dibandingkan rugi Rp9,08 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Dalam laporan keuangan yang dirilis Senin (13/4) disebutkan penjualan bersih Rp237,8 juta, merosot tajam dibandingkan Rp845,24 miliar pada semester I-2023.
Penurunan ekstrem ini berdampak langsung pada laba bruto yang ikut tergerus menjadi hanya Rp27,8 juta, dari sebelumnya Rp25,01 miliar.
Di sisi lain, beban umum dan administrasi tercatat sebesar Rp2,39 miliar, meski menurun dari Rp31,44 miliar tahun sebelumnya.
Namun, tekanan terbesar datang dari pos pendapatan lain-lain yang justru berubah menjadi beban bersih sebesar Rp7,03 miliar, berbanding terbalik dengan tahun lalu yang mencatatkan pendapatan Rp21,07 miliar.
Akibatnya, rugi sebelum pajak melebar menjadi Rp9,39 miliar.
Dari sisi neraca, kondisi keuangan perseroan juga menunjukkan tekanan serius. Total ekuitas MKNT tercatat defisit Rp5,91 miliar per 30 Juni 2024, berbanding terbalik dengan posisi positif Rp3,45 miliar pada akhir 2023.
Sementara itu, total aset turun drastis menjadi Rp1,99 miliar dari sebelumnya Rp12,91 miliar.
Arus kas operasi juga mencatatkan posisi negatif sebesar Rp1,62 miliar, mencerminkan belum stabilnya aktivitas bisnis perseroan.
Kas dan setara kas pun menyusut signifikan menjadi hanya Rp144,5 juta di akhir Juni 2024.


