back to top

MMIX Tancap Gas! Pabrik Popok Bayi Jadi Mesin Pertumbuhan

Èmitentrust.com – PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 20,6% pada kuartal I-2026 menjadi Rp1,5 miliar, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan laba tersebut ditopang oleh pertumbuhan penjualan serta strategi ekspansi bisnis yang terus dijalankan Perseroan di sektor Fast Moving Consumer Goods (FMCG).

Dalam Public Expose 2025, manajemen MMIX mengungkapkan pendapatan Perseroan pada kuartal I-2026 mencapai Rp50,1 miliar, meningkat 2,6% dibandingkan Rp48,8 miliar pada kuartal I-2025.

Untuk memperkuat pertumbuhan, Perseroan telah menjalin kerja sama strategis dengan salah satu distributor nasional guna memperluas jaringan distribusi di seluruh Indonesia. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan penetrasi pasar sekaligus memperkuat posisi MMIX di industri produk kesehatan dan kebutuhan rumah tangga.

Selain memperluas distribusi, MMIX juga tengah mempersiapkan pembangunan pabrik baby diapers. Kehadiran fasilitas produksi tersebut diharapkan mampu meningkatkan pendapatan dan profitabilitas Perseroan, menjaga kualitas produk, menjamin pasokan bahan baku, mengurangi ketergantungan impor, serta meminimalkan risiko fluktuasi nilai tukar mata uang.

Perseroan juga terus memperkuat inovasi produk dengan menyiapkan peluncuran sejumlah produk baru pada paruh kedua 2026, antara lain Mini Wet Wipes, Travel Tissue, serta Adult Diapers. Diversifikasi produk tersebut menjadi bagian dari strategi memperluas pangsa pasar sekaligus meningkatkan kontribusi penjualan.

Saat ini MMIX didukung jaringan distribusi yang luas dengan lebih dari 75 distribution center dan menjangkau lebih dari 50.000 titik penjualan di seluruh Indonesia melalui modern trade, general trade, farmasi, hotel, restoran, kafe (horeka), B2B, hingga e-commerce.

Manajemen juga melihat prospek industri popok bayi nasional masih sangat menjanjikan. Pasar baby diapers diproyeksikan tumbuh dengan compound annual growth rate (CAGR) sekitar 11,6% pada periode 2025–2032, sehingga menjadi salah satu fokus utama pengembangan bisnis Perseroan.

Untuk sepanjang 2026, MMIX menargetkan penjualan sebesar Rp388 miliar. Target tersebut akan didukung oleh penguatan jaringan distribusi, peningkatan kapasitas produksi, peluncuran produk baru, serta optimalisasi berbagai kerja sama strategis.

Perseroan optimistis seluruh strategi ekspansi tersebut akan memperkuat fundamental bisnis sekaligus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemegang saham, mitra usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.

Artikel Terkait

S&P Global Sorot WIKA Beton (WTON), Ada Apa?

Merespons dinamika pasar konstruksi yang kian mengedepankan kepatuhan terhadap aspek Environmental, Social, and Governance (ESG), delegasi lembaga pemeringkat internasional S&P Global

Grup Lippo (LPCK) Klarifikasi Soal Hibah Lahan Rusun MBR Rp6T di Meikarta

PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) emiten properti grup Lippo memberikan klarifikasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait rencana hibah lahan yang sebelumnya disebut bernilai sekitar Rp6 triliun.

Quantum Clovera Investama (KREN) Gagal Gelar Buyback Saham, RUPSLB Tak Kuorum

PT Quantum Clovera Investama Tbk (KREN) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa (RUPSLB) pada 24 Juni 2026. RUPST pemegang saham yang mewakili 11,25 miliar saham atau 61,81%

Populer 7 Hari

Berita Terbaru