back to top

NATO Akuisisi 100% Saham Perusahaan Asal Singapura SGD10 Ribu

Emitentrust.com – PT Olympus Strategic Indonesia Tbk (NATO) resmi mengakuisisi 100% saham ORBIT MARKETING PTE. LTD sebagai bagian dari strategi diversifikasi usaha dan mitigasi risiko bisnis Perseroan.

Direktur Utama NATO Mauritz Nainggolan dalam keterangannya menyampaikan bahwa transaksi akuisisi tersebut dilakukan pada 16 Januari 2026 dengan nilai sebesar 10.000 dolar Singapura (SGD).

Perseroan menjelaskan, aksi korporasi ini merupakan bagian dari langkah strategis perusahaan untuk memperluas diversifikasi bisnis di tengah dinamika industri perhotelan yang dijalankan melalui entitas anak usaha.

“Perseroan menyatakan bahwa kejadian dan informasi yang disampaikan merupakan bagian dari strategi diversifikasi risiko yang dilakukan oleh Perseroan,” tulis Mauritz Selasa (12/5).

Meski melakukan ekspansi melalui akuisisi perusahaan berbasis di Singapura tersebut, NATO menegaskan bahwa transaksi ini tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi hukum, keuangan, maupun kelangsungan usaha Perseroan.

Pada perdagangan hari ini Selasa (12/5) saham NATO turun 3,03 persen ke level Rp640.

Sebagai informasi, PT Olympus Strategic Indonesia Tbk bergerak di bidang perhotelan melalui entitas anak dan berkedudukan di Seminyak, Badung, Bali.

Artikel Terkait

Mitratel (MTEL) Bagi Dividen Rp2,08T Setara 98% Laba 2025

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel membagikan dividen tunai sebesar Rp2,08 triliun atau setara Rp25,6 per saham kepada para pemegang saham.

IHSG Ditutup Merah Pekat! Jebol ke Level 5.643

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada akhir perdagangan Selasa (30/6/2026). IHSG melorot 177,59 poin atau 3,05% ke level 5.643,19 seiring derasnya aksi jual yang melanda mayoritas saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

BSDE Bukukan Pendapatan Usaha Rp2,37T di Kuartal I– 2026

PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE), pengembang properti yang merupakan bagian dari Sinar Mas Land, membukukan pendapatan usaha sebesar Rp2,37 triliun pada kuartal I 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru