OILS Makin Moncer, Laba Semester I-2026 Melejit 584 Persen
EmitenTrust.com - PT Indo Oil Perkasa Tbk (OILS) mencatatkan kinerja gemilang sepanjang semester I-2026. Laba periode berjalan perseroan melonjak 584,24% menjadi Rp21,48 miliar, dibandingkan dengan Rp3,14 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan laporan keuangan interim konsolidasian per 30 Juni 2026, lonjakan laba tersebut sejalan dengan pertumbuhan penjualan dan perbaikan laba bruto perseroan.
Indo Oil Perkasa membukukan penjualan Rp732,34 miliar pada semester I-2026. Angka tersebut tumbuh 56,32% dibandingkan penjualan pada semester I-2025 sebesar Rp468,49 miliar.
Pertumbuhan penjualan yang signifikan tersebut turut mendorong laba bruto perseroan. Laba bruto OILS mencapai Rp53,42 miliar, melonjak 182,48% dari Rp18,91 miliar pada semester I-2025.
Dengan demikian, pertumbuhan laba bruto jauh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan penjualan.
Namun, beban pokok penjualan juga meningkat seiring kenaikan volume bisnis, yakni dari Rp449,58 miliar menjadi Rp678,92 miliar atau tumbuh sekitar 51,02%.
Kinerja operasional OILS turut menguat. Perseroan mencatat beban umum dan administrasi sebesar Rp23,30 miliar, meningkat 89,34% dibandingkan Rp12,31 miliar pada semester I-2025.
Pendapatan lain-lain bersih tercatat Rp185,66 juta, turun sekitar 87,57% dibandingkan Rp1,49 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, beban bunga dan keuangan berhasil ditekan menjadi Rp3,63 miliar, turun sekitar 12,19% dari Rp4,13 miliar.
Alhasil, laba sebelum pajak penghasilan OILS melonjak 572,17% menjadi Rp26,68 miliar, dari sebelumnya Rp3,97 miliar.
Setelah memperhitungkan pajak penghasilan, perseroan membukukan laba periode berjalan sebesar Rp21,48 miliar.
Dari jumlah tersebut, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp20,33 miliar, sedangkan bagian kepentingan nonpengendali mencapai Rp1,14 miliar.
Laba per saham dasar OILS juga meningkat tajam menjadi Rp47,30 per saham, dibandingkan Rp6,91 per saham pada semester I-2025.
Dari sisi neraca, total aset Indo Oil Perkasa per 30 Juni 2026 mencapai Rp319,97 miliar, meningkat 23,36% dibandingkan Rp259,38 miliar pada akhir 2025.
Aset lancar menjadi kontributor utama dengan nilai Rp253,98 miliar, tumbuh sekitar 32,76% dari Rp191,31 miliar.
Kas dan bank juga meningkat menjadi Rp14,45 miliar, naik sekitar 55,82% dibandingkan Rp9,27 miliar pada akhir 2025.
Piutang usaha pihak ketiga meningkat signifikan menjadi Rp67,15 miliar, dari Rp26,54 miliar pada akhir 2025 atau melonjak sekitar 152,83%.
Persediaan tercatat Rp152,40 miliar, meningkat 4,37% dari Rp146,01 miliar.
Sementara itu, total liabilitas OILS per 30 Juni 2026 mencapai Rp196,69 miliar, naik 22,13% dari Rp161,04 miliar pada akhir 2025.
Liabilitas jangka pendek meningkat menjadi Rp180,61 miliar dari Rp145,29 miliar atau tumbuh sekitar 24,31%.
Utang usaha kepada pihak ketiga mencapai Rp61,74 miliar, melonjak 71,60% dibandingkan Rp35,98 miliar pada akhir 2025.
Adapun total ekuitas perseroan mencapai Rp123,28 miliar, tumbuh 25,37% dari Rp98,34 miliar pada akhir 2025.
OILS membukukan kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi sebesar Rp18,68 miliar pada semester I-2026, melonjak 159,37% dibandingkan Rp7,20 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Penerimaan kas dari pelanggan mencapai Rp693,57 miliar, naik sekitar 6,77% dari Rp649,59 miliar.
Di sisi lain, pembayaran kepada pemasok meningkat menjadi Rp633,49 miliar dari Rp588,30 miliar.
Kas yang digunakan untuk aktivitas investasi mencapai Rp12,06 miliar, meningkat sekitar 80,32% dibandingkan Rp6,69 miliar pada semester I-2025.
Sementara arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan tercatat Rp1,45 miliar, berbalik dari kas bersih yang diperoleh sebesar Rp1,35 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Secara keseluruhan, kas dan bank OILS mengalami kenaikan bersih Rp5,17 miliar selama semester I-2026.
Saldo kas dan bank pada akhir Juni 2026 mencapai Rp14,45 miliar, meningkat sekitar 47,80% dibandingkan Rp9,77 miliar pada akhir Juni 2025.
Pada perdagangan Jumat (29.8) saham OILS naik 3,67 persen ke level Rp226.