EmitenTrust Versi penuh
Stock and Market

OJK Ungkap 7 Calon Emiten Antre Masuk Bursa, Potensi Dana Rp4,02T

Oleh Komarudin 16 Sep 2026 16:11 2 menit baca

EmitenTrust.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat masih ada tujuh perusahaan dalam pipeline proses pendaftaran penawaran umum perdana saham (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga 6 September 2026. Ketujuh calon emiten tersebut diperkirakan berpotensi menghimpun dana maksimal sekitar Rp4,02 triliun dari pasar modal.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan, perkembangan pasar global dan meningkatnya ketidakpastian geopolitik menjadi sejumlah faktor yang memengaruhi keputusan perusahaan dalam menentukan waktu pelaksanaan IPO.

Selain kondisi eksternal, sebagian rencana IPO masih dalam proses karena calon emiten perlu meningkatkan kualitas keterbukaan informasi sebelum memperoleh persetujuan dari regulator.

OJK, menurut Hasan, tidak semata-mata mengukur perkembangan pasar modal dari jumlah perusahaan yang mencatatkan saham di BEI. Nilai penghimpunan dana juga menjadi salah satu indikator utama yang diperhatikan.

Untuk 2026, OJK menargetkan penghimpunan dana di pasar modal mencapai Rp250 triliun. Hingga 6 September 2026, realisasinya telah mencapai Rp148,3 triliun, atau sekitar 59,32% dari target tahunan tersebut.

Dengan demikian, masih terdapat sekitar Rp101,7 triliun yang perlu dihimpun untuk mencapai target Rp250 triliun sepanjang 2026.

Hasan menegaskan bahwa regulator tetap menempatkan kualitas keterbukaan informasi dan kesiapan perusahaan sebagai bagian penting dalam proses menuju penawaran umum. Artinya, perusahaan yang berada dalam pipeline tidak hanya dituntut memenuhi aspek administratif, tetapi juga harus memastikan informasi material yang disampaikan kepada calon investor telah memadai.

Di sisi lain, OJK bersama BEI terus mendorong lebih banyak perusahaan untuk memanfaatkan pasar modal sebagai sumber pendanaan. Sosialisasi dilakukan melalui berbagai program, termasuk coaching clinic di sejumlah daerah.

Program tersebut ditujukan untuk memberikan pemahaman sekaligus mempersiapkan perusahaan agar dapat memenuhi persyaratan dan memiliki kesiapan yang lebih baik ketika akan melakukan penghimpunan dana melalui pasar modal.

Topik terkait
OJK Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pipeline penawaran umum perdana saham (IPO) hingga 6 September 2026