back to top

Pakai Dana IPO, BOGA Bangun Showroom & Bengkel di Klaten

Emitentrust.com – PT Bintang Oto Global Tbk. (BOGA) emiten Perdagangan dan melakukan investasi pada entitas anak yang bergerak pada bidang perdagangan kendaraan, suku cadang menyampaikan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham periode 3I Desember 2025.

Direktur BOGA Johan dalam keterangan tertulisnya Rabu (14/1) menyampaikan bahwa Perseroan memperoleh hasil penawaran umum perdana saham efektif tanggal 9 Desember 2016 sebesar Rp185,4 miliar dengan biaya sebesar Rp5,4 miliar dan memperoleh hasil bersih IPO sebesar Rp180 miliar.

Johan memaparkan BOGA merealisasi penggunakan dana IPO sebesar Untuk Peningkatan penyertaan modal PT Surya Anugerah Gempita sebesar Rp55 miliar dan peningkatan penyertaan modal pada PT Bintang Perkasa Mobilindo sebesar Rp25 miliar untuk pembangunan showroom mobil beserta bengkel di Klaten.

Selanjutnya Peningkatan penyertaan modal pada PT Bintang Artha sebesar Rp3 miliar yang akan digunakan untuk pembelian baru untuk disewakan dan untuk Peningkatan penyertaan modal pada PT Semesta Arjuna Gemilang sebesar Rp62,3 miliar sehingga total menjadi RpRp145,3 miliar.

BOGA masih menyimpan sisa dana IPO sebesar Rp34,7 miliar sebagai Deposito berjangka waktu 1 bulan dengan bunga 4%.

Artikel Terkait

IHSG Tutup Akhir Pekan Bergairah! KLBF dan TLKM Pimpin LQ45

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (17/7/2026), di zona hijau. IHSG menguat 67,32 poin atau 1,10% ke level 6.175,53, didorong penguatan mayoritas sektor serta aksi beli pada sejumlah saham berkapitalisasi besar.

MSCI Ubah Aturan Saham Extreme Price Increase, Berlaku Mulai Review Agustus 2026

Penyedia indeks global MSCI Inc. mengumumkan perubahan metodologi penyaringan saham yang mengalami Extreme Price Increase (EPI).

KREN Kantongi Restu Buyback Saham Rp50M

PT Quantum Clovera Investama Tbk. (KREN) memperoleh persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai maksimal Rp50 miliar.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru