back to top

Pengendali DILD Divestasi 260 Juta Saham, Kantongi Rp27,3 Miliar

Emitentrust.com – PT Graha Intan Mandiri selaku pemegang saham pengendali PT Intiland Development Tbk (DILD) melakukan divestasi besar-besaran dengan melepas 260 juta saham DILD.

Berdasarkan laporan kepemilikan yang disampaikan pada Kamis (9/7/2026) disebutkan nilai transaksi tersebut mencapai sekitar Rp27,3 miliar yang dilakukan dalam dua tahap dengan harga pelaksanaan Rp105 per saham.

Transaksi pertama berlangsung pada 9 Juni 2026 sebanyak 139.284.300 saham, disusul transaksi kedua pada 10 Juni 2026 sebanyak 120.715.700 saham. Kedua transaksi dilakukan melalui kepemilikan langsung dengan tujuan divestasi investasi.

Setelah transaksi tersebut, kepemilikan Graha Intan Mandiri di DILD turun drastis dari 261.390.699 saham atau setara 2,52% menjadi hanya 1.390.699 saham atau sekitar 0,01% dari total saham dengan hak suara.

Meski hampir seluruh kepemilikan saham telah dilepas, Graha Intan Mandiri menegaskan bahwa statusnya sebagai pemegang saham pengendali tidak berubah dan tetap berkomitmen mempertahankan pengendalian atas PT Intiland Development Tbk.

Pada perdagangan hari ini Kamis (9/7) saham DILD naik 0,88 persen ke level Rp113.

Artikel Terkait

RUPSLB Wika Beton (WTON) Setujui Dua Agenda Strategis, Ini Keputusannya

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun 2026 pada Jumat (10/7/2026) yang menyetujui dua agenda strategis, yakni perubahan rumusan Penghasilan Dasar Pensiun

Free Float GPSO 56,61%, Grup Tjokro Kuasai 37,63% Saham, Ini Sosok UBO

PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) melaporkan free float perseroan turun menjadi 56,61% pada akhir Juni 2026 dari 57,29% pada bulan sebelumnya. Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE), jumlah saham free float tercatat

Bank Raya (AGRO) Kembali Unjuk Gigi Lewat Inovasi Digital

Bank Raya, (AGRO) bank digital bagian dari BRI Group, kembali mendapatkan penghargaan dari 2 media nasional sebagai bentuk apresiasi terhadap dampak positif Bank Raya di industri bank digital.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru