back to top

Pengendali KDTN Lego 1 Juta Saham Harga Bawah

Emitentrust.com – Pemegang saham pengendali PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN), Putrasakti Mandiri, mengurangi kepemilikan sahamnya di perseroan sebanyak 1 juta saham melalui transaksi pada 11 Agustus 2026.

Berdasarkan laporan kepemilikan saham yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 13 Agustus 2026, saham tersebut dijual dengan harga Rp374 per saham. Dengan demikian, total nilai transaksi mencapai Rp374 juta.

Transaksi tersebut dilakukan secara langsung dengan jenis transaksi repurchase agreement. Dalam laporan, tujuan transaksi disebutkan untuk restrukturisasi kepemilikan saham dalam kelompok usaha.

Sebelum transaksi, Putrasakti Mandiri tercatat menguasai 437 juta saham KDTN, setara dengan 34,96% hak suara. Setelah penjualan 1 juta saham, kepemilikannya menjadi 436 juta saham atau 34,87%.

Meski mengurangi kepemilikan, Putrasakti Mandiri tetap tercatat sebagai pengendali KDTN. Dalam laporan tersebut, pemegang saham menyatakan akan tetap mempertahankan pengendalian atas perseroan.

Sebelumnya Putrasakti Mandiri selaku pengendali melakukan penjualan sebanyak 2.600.000 saham pada 5 Agustus 2026. Transaksi dilakukan pada harga Rp498 per saham, sehingga total nilai transaksi mencapai sekitar Rp1,2948 miliar.

Pada perdagangan hari ini Kamis (13/8) saham KDTN naik 6,38 persen ke level Rp400.

Artikel Terkait

MSCI Coret GOTO, CPIN Turun Kelas, Mirae Ungkap Potensi Outflow Hingga Rp1T

Hasil MSCI August 2026 Index Review dinilai memberikan tekanan bagi pasar saham Indonesia. PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia memperkirakan perubahan indeks tersebut dapat memicu arus dana keluar hingga Rp1 triliun,

GOTO Angkat Bicara soal Didepak MSCI, Sebut Bukan karena Kinerja

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) buka suara setelah MSCI mengeluarkan saham perseroan dari indeks sahamnya dalam tinjauan indeks Agustus 2026. GoTo menegaskan keputusan tersebut berkaitan dengan aspek teknis

Laba NANO Melejit 492%, Pendapatan Tembus Rp218M di Semester I-2026

PT Nanotech Indonesia Global Tbk (NANO) membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp2,54 miliar pada semester I 2026, melonjak 492,4% dibandingkan Rp428,88 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru