back to top

Posco Masuk SGRO, AGPA Ajukan Tender Wajib di Harga Rp 7.903 Per Saham

EmTrust – AGPA Pte Ltd, anak usaha Posco International Corporation, akan melaksanakan penawaran tender wajib atas saham publik PT Prime Agri Resources Tbk (SGRO), sebelumnya bernama PT Sampoerna Agro Tbk. Langkah ini dilakukan setelah AGPA resmi menjadi pengendali baru perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut.

Perubahan pengendalian terjadi setelah Twinwood Family Holdings Ltd, perusahaan milik Putera Sampoerna, melepas sebanyak 1,19 miliar saham atau setara 65,72% kepemilikan di SGRO kepada AGPA Pte Ltd. Transaksi akuisisi tersebut dilakukan dengan harga Rp 7.903 per saham.

Manajemen SGRO dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (20/1/2026), menyampaikan bahwa AGPA akan melakukan penawaran tender wajib atas sisa saham publik sebesar 34,27% dari total saham ditempatkan dan disetor penuh Perseroan.

Harga penawaran tender ditetapkan sebesar Rp 7.903 per saham, sama dengan harga akuisisi saham pengendali. Dengan demikian, nilai maksimum penawaran tender wajib tersebut mencapai Rp 4,92 triliun.

Penawaran tender wajib dijadwalkan berlangsung selama 30 hari kalender, yakni mulai 21 Januari hingga 19 Februari 2026, sesuai ketentuan peraturan pasar modal yang berlaku.

Artikel Terkait

Emiten Hapsoro (RATU) Dapat Restu Akuisisi SMS Development

PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) resmi mengantongi restu pemegang saham untuk melaksanakan aksi korporasi besar berupa akuisisi saham SMS Development Limited melalui anak usahanya, PT Raharja Energi Madura (REM).

TAXI Cetak Pendapatan Melejit 239%, Rugi Tinggal Rp337 Juta di Kuartal I

PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) membukukan rugi bersih sebesar Rp337,87 juta pada kuartal I-2026. Meski masih merugi, kinerja perseroan menunjukkan perbaikan signifikan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencatat rugi bersih Rp1,94 miliar.

Delapan Saham Masuk Cum Dividen Pekan Depan! Yield Jumbo Hingga Super Mini

Sebanyak delapan emiten di Bursa Efek Indonesia dijadwalkan memasuki masa cum date dividen pada periode 26 hingga 29 Mei 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru