back to top

Prajogo Pangestu Borong 1 Juta Saham BREN Harga Atas

Emitentrust.com – Taipan energi Prajogo Pangestu yang juga pendiri Grup Baritotelah menambah kepemilikan saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) melalui serangkaian transaksi pembelian.

Berdasarkan laporan kepemilikan saham yang disampaikan ke bursa Hari ini Senin (19/1) Prajogo Pangestu melakukan pembelian saham BREN pada 15 Januari 2026 dengan tujuan investasi pribadi.

Prajogo tercatat membeli saham BREN secara tidak langsung dalam tujuh transaksi terpisah dengan total 1.000.000 saham senilai Rp9,6 miliar.

Adapun harga pembelian berada di rentang Rp9.525 hingga Rp9.675 per saham, dengan rincian sebanyak 101.700 saham di harga Rp9.575, sebanyak 238.500 saham di harga Rp9.600, sebanyak 102.700 saham di harga Rp9.625 lalu sebanyak 107.600 saham di harga Rp9.525, kemudian 96.700 saham di harga Rp9.675 serta 90.800 saham di harga Rp9.550 dan sebanyak 262.000 saham di harga Rp9.650

Dengan aksi beli tersebut, kepemilikan saham Prajogo Pangestu di BREN meningkat dari 139.789.700 saham (0,104%) menjadi 140.789.700 saham atau sekitar 0,105%.

Pada perdagangan hari ini Senin (19/1) saham BREN turun 1,8 persen ke level Rp9.525 per saham.

Artikel Terkait

RUPSLB Wika Beton (WTON) Setujui Dua Agenda Strategis, Ini Keputusannya

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun 2026 pada Jumat (10/7/2026) yang menyetujui dua agenda strategis, yakni perubahan rumusan Penghasilan Dasar Pensiun

Free Float GPSO 56,61%, Grup Tjokro Kuasai 37,63% Saham, Ini Sosok UBO

PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) melaporkan free float perseroan turun menjadi 56,61% pada akhir Juni 2026 dari 57,29% pada bulan sebelumnya. Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE), jumlah saham free float tercatat

Bank Raya (AGRO) Kembali Unjuk Gigi Lewat Inovasi Digital

Bank Raya, (AGRO) bank digital bagian dari BRI Group, kembali mendapatkan penghargaan dari 2 media nasional sebagai bentuk apresiasi terhadap dampak positif Bank Raya di industri bank digital.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru