back to top

Sempat Tertekan, IHSG Tiba-Tiba Ngegas di Sesi I, Ini Pendorongnya

Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil berbalik arah ke zona hijau pada perdagangan sesi pertama Senin (13/4/2026), setelah sempat dibuka melemah hingga 1%.

IHSG ditutup menguat 0,46% atau naik 34,235 poin ke level 7.492,731. Pergerakan pasar didominasi oleh saham-saham yang menguat, dengan 348 emiten naik, 305 melemah, dan 162 saham stagnan.

Penguatan IHSG ditopang oleh mayoritas sektor. Tercatat tujuh indeks sektoral berada di zona hijau, dengan sektor bahan baku (IDX-Basic) memimpin kenaikan sebesar 2,53%. Disusul sektor energi (IDX-Energy) yang naik 2,40% serta sektor industri (IDX-Industry) yang menguat 1,88%.

Dari sisi aktivitas perdagangan, total nilai transaksi tercatat mencapai Rp10,03 triliun. Secara keseluruhan, terdapat 524 saham menguat, 496 saham melemah, dan 282 saham tidak mengalami perubahan.

Beberapa saham mencatatkan kenaikan signifikan, di antaranya PTRO yang melonjak Rp575 ke level Rp5.950 per saham, KONI naik Rp485 menjadi Rp2.450, serta DATA yang menguat Rp480 ke Rp2.460 per saham.

Sementara itu, tekanan jual terlihat pada sejumlah saham seperti MLPT yang turun Rp700 ke Rp17.400, DCII melemah Rp425 ke Rp201.400, serta GGRM yang terkoreksi Rp375 ke Rp14.225 per saham.

Adapun saham-saham dengan frekuensi perdagangan tertinggi dipimpin oleh PADI sebanyak 104.712 kali transaksi senilai Rp374 miliar, diikuti BNBR sebanyak 98.123 kali senilai Rp451 miliar, serta BRPT sebanyak 46.897 kali dengan nilai transaksi Rp614 miliar.

Di jajaran indeks LQ45, saham-saham yang mencatatkan penguatan tertinggi antara lain Barito Pacific Tbk (BRPT) yang melesat 15,40% ke Rp2.210, Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) naik 5,79% ke Rp1.645, dan Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) menguat 4,57% ke Rp915.

Sebaliknya, saham-saham yang mengalami tekanan terbesar di antaranya Telkom Indonesia Tbk (TLKM) yang turun 2,18% ke Rp3.140, Astra International Tbk (ASII) melemah 1,98% ke Rp6.175, serta Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) yang terkoreksi 1,75% ke Rp1.125.

Artikel Terkait

MKNT Catat Rugi Bengkak 3,2% di Semester I-2024

Emiten telekomunikasi PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp9,37 miliar pada semester I-2024, atau membengkak sekitar 3,2% (yoy) dibandingkan rugi Rp9,08 miliar

MCOL Dirikan Bisnis Baru, Kuasai 75% Saham

Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL) menyampaikan bahwa melakukan langkah ekspansi dengan mendirikan entitas baru melalui transaksi afiliasi.

Meratus Jasa (KARW) Berbalik Rugi di 2025

PT Meratus Jasa Prima Tbk (KARW) Emiten jasa infrastruktur maritim, terminal peti kemas, dan layanan logistik perairan ini hingga akhir 2025 membukukan rugi bersih sebesar USD79,78 ribu, berbanding terbalik dari laba USD77,67 ribu pada 2024,

Populer 7 Hari

Berita Terbaru