back to top

Siapkan Rp4,93T, Pengendali Baru SGRO Gelar Tender Wajib Harga Atas Pasar

Emitentrust.com – PT Prime Agri Resources Tbk (SGRO) menyampaikan bahwa
pengendali baru AGPA Pte. Ltd. resmi menggelar Penawaran Tender Wajib (Mandatory Tender Offer/MTO) atas saham SGRO.

Berdasarkan pengumuman resmi SGRO hari ini Rabu (21/) Penawaran Tender Wajib dilakukan sebanyak-banyaknya 623,33 juta saham, atau setara 34,275% dari total saham ditempatkan dan disetor penuh SGRO yang memiliki hak suara sah.

Penawaran Tender Wajib SGRO akan berlangsung selama 30 hari kalender, mulai 21 Januari 2026 pukul 09.00 WIB hingga 19 Februari 2026 pukul 15.00 WIB
Harga tender offer dipatok di level Rp7.903 per saham, yang merupakan Harga Pengambilalihan dalam transaksi sebelumnya.

Harga tersebut ditetapkan sesuai dari hitungan harga tertinggi perdagangan saham harian perseroan di BEI dalam 90 hari terakhir sebelum tanggal pengambilalihan.

Dengan demikian, nilai total maksimal dana tender yang disiapkan mencapai sekitar Rp4,93 triliun.
Mengacu pada POJK No. 9/POJK.04/2018, pihak yang berhak mengikuti Penawaran Tender Wajib ini adalah pemegang saham publik SGRO, sepanjang memenuhi seluruh persyaratan dan menyerahkan dokumen yang diwajibkan sebelum penutupan periode tender.

Selama periode ini, pemegang saham publik memiliki opsi untuk melepas sahamnya kepada pihak pengendali baru dengan harga yang telah ditentukan.

Pada perdagangan Rabu (21/1) saham SGRO naik 1,30 persen ke level Rp7.800 per lembar.

Seperti diketahui Twinwood Family Holdings Limited, Grup Sampoerna telah menjual seluruh kepemilikan saham SGRO yang totalnya 1,19 miliar saham atau 65,72%.

Twinwood Family melepas SGRO kepada AGPA Pte. Ltd., anak perusahaan perusahaan asal Korea Selatan, POSCO International Corporation (POSCO International). Nilai total pengambilalihan tersebut adalah sebesar Rp 9,4 triliun atau Rp 7.903 per saham.

POSCO International adalah perusahaan global asal Korea Selatan yang merupakan bagian dari POSCO Group. Perusahaan ini bergerak di berbagai bidang, di antaranya perdagangan, energi, baja, dan agribisnis.

Artikel Terkait

Rajawali Kapital Borong Saham ARCI Rp1,95T Saat Harga Turun

ARCI, Archi Indonesia Tbk (ARCI), Rajawali Kapital Emas, kepemilikan saham, afiliasi, tambang emas, Tajawali grup

Free Float SMIL Mentok! Muncul Nama Maybank Sekuritas 5,14%

Struktur kepemilikan saham PT Sarana Mitra Luas Tbk menunjukkan dominasi kuat pemegang kendali. Hingga akhir Maret 2026, porsi saham publik (free float) emiten ini tercatat hanya 15,39%,

Kuota Dipangkas ESDM, Pendapatan KKGI Terancam Turun di 2026

Emiten batu bara Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) menghadapi potensi tekanan kinerja pada tahun buku 2026. Hal ini menyusul keputusan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM

Populer 7 Hari

Berita Terbaru