back to top

SNLK Pangkas Rugi Lebih dari 50% di Semester I-2026, Ini Pemicunya

Emitentrust.com – PT Sunter Lakeside Hotel Tbk (SNLK) berhasil memperkecil rugi bersih pada semester I-2026 seiring meningkatnya pendapatan. Hingga 30 Juni 2026, perseroan membukukan rugi bersih sebesar Rp2,59 miliar, menyusut 53,67% dibandingkan rugi Rp5,58 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Di saat yang sama, pendapatan tumbuh 14,00% menjadi Rp21,12 miliar dari Rp18,52 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan interim semester I -2026 yang diterbitkan pada Senin (20/7) disebutkan bahwa kenaikan pendapatan turut mendorong laba bruto meningkat menjadi Rp11,05 miliar, naik sekitar 11,09% dibandingkan Rp9,94 miliar pada semester I-2025. Namun, beban pokok pendapatan juga meningkat menjadi Rp10,07 miliar dari Rp8,58 miliar.

Perseroan berhasil menekan beban usaha menjadi Rp9,92 miliar dari Rp10,74 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Selain itu, pendapatan keuangan meningkat menjadi Rp497,08 juta, sementara beban keuangan turun drastis menjadi hanya Rp5,84 juta dari Rp770,41 juta pada semester I-2025.

Meski demikian, beban penyusutan sebesar Rp4,87 miliar masih menekan kinerja sehingga Perseroan mencatat rugi sebelum pajak sebesar Rp2,59 miliar. Tidak terdapat manfaat maupun beban pajak penghasilan pada periode berjalan sehingga rugi bersih tercatat sebesar Rp2,59 miliar.

Dari sisi neraca, total aset Perseroan mencapai Rp203,69 miliar per 30 Juni 2026, turun dari Rp209,29 miliar pada akhir 2025. Total liabilitas berkurang menjadi Rp42,66 miliar dari Rp45,68 miliar, sementara total ekuitas tercatat sebesar Rp161,02 miliar.

Pada sisi arus kas, aktivitas operasi masih membukukan arus kas negatif sebesar Rp2,27 miliar, sementara kas dan setara kas pada akhir Juni 2026 tercatat Rp24,48 miliar, turun dari Rp27,62 miliar pada akhir tahun 2025.

Pada perdagangan hari ini Senin (20/7) saham SNLK naik 0,93 persen ke level Rp218.

Artikel Terkait

Danantara Serahkan CLoA ke 8 Mitra PSEL, Proyek Siap Masuk Tahap Eksekusi

Holding investasi Danantara Indonesia melalui PT Danantara Investment Management (DIM) secara resmi menyerahkan Conditional Letter of Award (CLoA)

Free Float INKP per Juni Turun, Cucu Pendiri Sinarmas Grup Jadi Pemilik Manfaat Akhir

PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) melaporkan porsi saham free float perseroan per akhir Juni 2026 sebesar 40,06%, turun dari 40,22% pada bulan sebelumnya. Di saat yang sama, perseroan menegaskan Jackson Wijaya Limantara tetap

IHSG Melejit 1,41% di Sesi I, DEWA, CUAN, dan AMMN Jadi Bintang di LQ45

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan sesi I Selasa (21/7/2026) di zona hijau dengan kenaikan 88,07 poin atau 1,41% ke level 6.319,85.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru