back to top

IHSG Melejit 1,41% di Sesi I, DEWA, CUAN, dan AMMN Jadi Bintang di LQ45

Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan sesi I Selasa (21/7/2026) di zona hijau dengan kenaikan 88,07 poin atau 1,41% ke level 6.319,85.

Penguatan IHSG ditopang oleh mayoritas sektor yang bergerak positif. Dari 11 indeks sektoral, 10 sektor berhasil mencatatkan kenaikan, sementara hanya satu sektor yang ditutup melemah.

Sektor properti menjadi pemimpin penguatan dengan kenaikan 2,93%, disusul sektor energi yang menguat 2,75%, serta sektor barang baku yang naik 2,37%.

Sebaliknya, sektor kesehatan menjadi satu-satunya sektor yang bergerak di zona merah setelah terkoreksi 1,39%.

Aktivitas perdagangan juga terbilang ramai. Hingga penutupan sesi I, total volume transaksi mencapai 30,96 miliar saham dengan nilai perdagangan sebesar Rp11,07 triliun. Sebanyak 387 saham menguat, 224 saham melemah, dan 181 saham ditutup tidak berubah.

Di jajaran saham dengan kenaikan harga terbesar, PT MPRO melonjak Rp1.700 menjadi Rp11.600 per saham. Disusul PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) yang naik Rp685 ke level Rp5.325, serta PT Singaraja Putra Tbk (SINI) yang menguat Rp575 menjadi Rp6.325 per saham.

Di sisi lain, saham yang mencatatkan penurunan harga terdalam antara lain PT Roda Vivatex Tbk (RDTX) yang turun Rp200 menjadi Rp13.600 per saham, PT Indonesia Prima Property Tbk (OMRE) yang melemah Rp175 ke level Rp1.130, serta PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) yang terkoreksi Rp125 menjadi Rp10.875 per saham.

Dari sisi frekuensi perdagangan, saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BNBR) menjadi yang paling aktif diperdagangkan dengan 97.095 kali transaksi senilai Rp465 miliar. Posisi berikutnya ditempati PT Darma Henwa Tbk (DEWA) dengan 85.283 kali transaksi senilai Rp675 miliar, disusul PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang diperdagangkan sebanyak 79.940 kali dengan nilai transaksi mencapai Rp1,3 triliun.

Pada indeks LQ45, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) memimpin daftar top gainers setelah melonjak 9,55%. Penguatan juga dibukukan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) sebesar 7,46%, serta PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang naik 6,48%.

Sementara itu, saham-saham yang menjadi top losers LQ45 adalah PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) yang melemah 3,25%, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) yang turun 1,15%, serta PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) yang terkoreksi 0,96%.

Artikel Terkait

JELI Luncurkan INACO Mogo Choco, Mini Pudding Terinspirasi Korean Wave

PT Niramas Utama Tbk resmi meluncurkan INACO Mogo Choco, produk mini pudding terbaru yang terinspirasi cita rasa Korea Selatan. Produk tersebut diperkenalkan untuk pertama kalinya kepada masyarakat melalui Jakarta Fair Kemayoran 2026 yang berlangsung pada 11

KOKA Tegaskan Lonjakan Harga Saham Murni Sentimen Pasar

PT Koka Indonesia Tbk. (KOKA) memberikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah saham Perseroan masuk dalam pengawasan Unusual Market Activity (UMA) akibat pergerakan harga dan volume perdagangan yang tidak biasa.

AGAR Punya Pengendali Baru! 510 Juta Saham Berpindah ke Suprajitno Sutomo

PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) mengumumkan telah terjadi perubahan pengendali setelah Suprajitno Sutomo resmi mengambil alih sebanyak 510 juta saham perseroan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru