back to top

SOFA Siap Rights Issue 50 Miliar Saham, Dilusi Mengintai!

Emitentrust.com – PT Solusi Environment Asia Tbk (SOFA) bersiap melakukan aksi korporasi besar melalui skema Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue.

Dalam prospektus yang diterbitkan selasa (14/4) disebutkan Perseroan berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 50 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp10 per saham.

Aksi ini akan terlebih dahulu meminta persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang akan digelar pada pada Tanggal: 21 Mei 2026.

Adapun pemegang saham yang berhak hadir adalah yang tercatat pada 28 April 2026 (recording date).

Perseroan menegaskan bahwa jumlah final saham baru serta harga pelaksanaan akan ditentukan dalam prospektus resmi yang akan diterbitkan setelah seluruh proses perizinan selesai.

Manajemen menyebut aksi ini akan berdampak positif bagi kondisi keuangan, di antaranya, ekuitas meningkat dari tambahan modal investor dan Kas bertambah untuk mendukung kebutuhan modal kerja

Seluruh dana hasil rights issue rencananya akan digunakan untuk pengembangan usaha dan operasional, baik di tingkat induk maupun anak usaha.

Namun, aksi ini juga membawa konsekuensi bagi investor lama. Jika pemegang saham tidak mengeksekusi HMETD-nya, maka porsi kepemilikan akan terdilusi.

Artikel Terkait

BTN Cetak Laba Konsolidasi Rp1,85T, per Mei 2026, Naik 54,37%

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) kembali mencatatkan pertumbuhan kinerja konsolidasi yang positif hingga Mei 2026. Perseroan bersama entitas anak, Bank Syariah Nasional (BSN), berhasil membukukan laba bersih konsolidasi sebesar

COIN Perkuat Fundamental Bisnis, Umumkan Dewan Komisaris Baru

Emitentrust.com - PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN), perusahaan...

HSG Ditutup Melesat 4,12%, Seluruh Sektor Kompak Menghijau

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Senin (15/6/2026) dengan lonjakan signifikan lebih dari 4 persen. IHSG naik 247,31 poin atau 4,12 persen ke level 6.254,97, ditopang penguatan di seluruh sektor.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru