back to top

Strategi Emiten Hermanto Tanoko (CLEO) Dongkrak Profit Hingga 27% di Semester I

Emitentrust.com – PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO), produsen air minum dalam kemasan (AMDK) milik Hermanto Tanoko membukukan kinerja gemilang pada semester pertama 2026. Perseroan mencatat laba bersih periode berjalan sebesar Rp262,5 miliar, meningkat 27% secara tahunan (year-on-year/YoY).

Menariknya, pertumbuhan laba bersih tersebut berhasil melampaui pertumbuhan penjualan yang tercatat 23,8% YoY, mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam menjaga efisiensi operasional sekaligus meningkatkan profitabilitas.

CEO CLEO, Melisa Patricia, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari strategi perusahaan yang berfokus pada efisiensi tanpa mengorbankan pertumbuhan bisnis.

“Kami bersyukur dapat membukukan pertumbuhan laba yang melampaui pertumbuhan penjualan. Capaian ini mencerminkan efektivitas strategi Perseroan dalam menjaga efisiensi operasional sekaligus meningkatkan profitabilitas,” ujar Melisa.

Secara keseluruhan, CLEO membukukan penjualan bersih sebesar Rp1,7 triliun, naik 23,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini ditopang oleh peningkatan permintaan pada seluruh lini produk.

Segmen produk botol menjadi motor utama dengan pertumbuhan 28,8% YoY, sementara segmen non-botol juga menunjukkan performa positif dengan kenaikan 20,1% YoY. Produk botol masih menjadi penyumbang terbesar terhadap total pendapatan perusahaan.

Keberhasilan mempertahankan pertumbuhan juga didukung oleh rantai pasok yang terintegrasi. Saat ini CLEO memiliki 32 pabrik yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia dan didukung jaringan distribusi yang menjangkau lebih dari 11 ribu titik distribusi.

Model bisnis tersebut dinilai mampu meningkatkan ketersediaan produk di pasar sekaligus menekan biaya logistik dan transportasi, mengingat karakteristik produk air minum yang memiliki volume besar dan bobot relatif berat.

Memasuki paruh kedua tahun ini, CLEO juga memperkuat ekspansinya dengan segera mengoperasikan pabrik baru di Palu. Penambahan fasilitas produksi tersebut diharapkan semakin memperkuat jaringan distribusi sekaligus menopang pertumbuhan kinerja Perseroan pada periode mendatang.

Selain memperluas kapasitas produksi, CLEO juga terus meningkatkan kedekatan dengan konsumen melalui strategi experiential marketing. Salah satu kegiatan yang baru digelar adalah CLEO Run di Bekasi pada 26 Juli lalu.

Ajang lari sejauh 5 kilometer tersebut diikuti lebih dari 2.000 peserta serta dihadiri oleh Wali Kota Bekasi dan Brand Ambassador CLEO, Nikita Willy.

Menurut Melisa, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memperkuat citra merek di tengah persaingan industri AMDK yang semakin kompetitif.

“Melalui berbagai kegiatan, antara lain seperti lomba lari tersebut, kami terus berusaha meningkatkan brand awareness CLEO sebagai air murni yang segar dan aman dikonsumsi,” tutupnya.

Artikel Terkait

Penjualan Naik Tipis, Laba RLCO Jadi Rp20,3M di Juni 2026

PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) membukukan laba bersih sebesar Rp20,38 miliar pada Semester I 2026, meningkat 13,4% secara tahunan (year-on-year/YoY) dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp17,97 miliar.

Laba Astra (ASII) Tergerus 19%! Bisnis Tambang Jadi Beban di Semester I-2026

PT Astra International Tbk (ASII) membukukan laba bersih sebesar Rp12,53 triliun pada semester pertama 2026, turun 19% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp15,52 triliun. Penurunan tersebut terjadi di tengah

Bank Raya (AGRO) Ungkap Inovasi Digital Dongkrak Pertumbuhan Bisnis Kuartal II-2026

PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO), kembali membukukan kinerja keuangan yang solid pada Kuartal II/2026 seiring dengan pertumbuhan bisnis digital yang semakin menguat. Pada Kuartal II/2026, Bank Raya berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp12,01 miliar.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru