back to top

Sumber Pendapatan Hilang, Kelangsungan Usaha SMRU Terancam?

EmTrust – PT SMR Utama Tbk (SMRU) melaporkan kejadian material terkait pengakhiran Perjanjian Jasa Pertambangan Batubara pada anak usahanya, PT Ricobana Abadi (RBA).

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi tertanggal 12 Januari 2026, permohonan pengakhiran kontrak tersebut telah terjadi sejak 9 Januari 2026. Kejadian ini diklasifikasikan sebagai fakta material yang dapat menyebabkan bertambahnya kewajiban keuangan atau penurunan pendapatan emiten secara signifikan.

Manajemen SMRU mengungkapkan bahwa terminasi kontrak ini berdampak langsung pada hilangnya sumber pendapatan Perseroan secara konsolidasi. Hal ini menjadi sangat krusial karena perjanjian jasa penambangan milik PT Ricobana Abadi tersebut merupakan satu-satunya sumber pendapatan yang diandalkan perusahaan saat ini. Dengan hilangnya kontrak tersebut, performa keuangan konsolidasi dipastikan akan mengalami tekanan hebat.

Secara operasional, berakhirnya kerja sama ini mengancam kelangsungan usaha (going concern) emiten mengingat ketiadaan sumber pemasukan lain di luar kontrak tersebut. Meskipun manajemen menyatakan tidak ada dampak hukum yang timbul dari pengakhiran ini, dampak terhadap kegiatan operasional tidak dapat dihindari. Perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batu mangan melalui anak perusahaan ini kini berada dalam posisi yang menantang untuk mempertahankan bisnisnya.

Artikel Terkait

Market Cap BEI Melonjak 7,18%, Tembus Rp13.189T Dalam Sepekan

Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam sepekan perdagangan periode 13—17 April 2026 mencatat Kapitalisasi pasar melonjak 7,18% menjadi Rp13.189 triliun dari sebelumnya Rp12.305 triliun.

BEI Layangkan Surat ke Emiten Grup Bakrie (DEWA)

Bursa Efek Indinesia (BEI) melayangkan surat ke Darma Henwa Tbk (DEWA) terkait kabar rencana penawaran umum perdana saham (IPO) anak usahanya PT Gayo Mineral Resources (GMR),

IHSG Bangkit di Akhir Pekan, Reli Sepekan Tembus 2% Lebih

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit pada penutupan perdagangan akhir pekan Jumat (17/4/2026), setelah sempat tertekan dalam dua hari sebelumnya. IHSG ditutup menguat 12,62 poin atau 0,17% ke level 7.634,00.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru