PIPA Ubah Arah Dana IPO! Rp64,55M Dialihkan Jadi Cadangan Kerugian
PT Multi Makmur Lemindo Tbk. (PIPA) melaporkan realisasi sekaligus perubahan penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) per 30 Juni 2026. Perseroa...
EmitenTrust
PT Multi Makmur Lemindo Tbk. (PIPA) melaporkan realisasi sekaligus perubahan penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) per 30 Juni 2026. Perseroa...
PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) melaporkan struktur kepemilikan saham perseroan per akhir Mei 2026 dengan porsi saham free float tetap terjaga di level 50,07...
Porsi saham publik atau free float milik PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) tercatat mencapai 50,07% dari total saham beredar hingga akhir Februari 2026.
Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui surat nomor S-01814/BEI.PP3/02-2026 pada tanggal 05 Februari 2026 meminta penjelasan PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) atas...
Tekanan jual terhadap saham PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) masih belum berhenti. Hal itu juga dipicu sanksi dari Otoritas Jasa Keuangan terkait ketidaklayak...
Tekanan jual investor terhadap saham PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) belum menunjukkan tanda mereda. Pada perdagangan Jumat (6/2), saham PIPA kembali tersung...
Tekanan jual investor terhadap saham PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) belum menunjukkan tanda mereda. Pada perdagangan Kamis (5/2), saham PIPA kembali tersung...
Kasus Initial Public Offering (IPO) PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) yang tengah diproses aparat penegak hukum mulai berdampak langsung ke pasar. Saham PIPA t...
Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan akan tetap berpegang pada mekanisme pasar dan ketentuan yang berlaku dalam menyikapi kasus PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PI...
Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan komitmennya untuk memperketat kualitas perusahaan tercatat di tengah mencuatnya sejumlah kasus pasar modal yang kini telah...
Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri mengungkap perkembangan penanganan sejumlah perkara tindak pidana pasar modal dan tindak...
Kasus dugaan tindak pidana pasar modal yang melibatkan PT Multi Makmur Lemindo Tbk. (PIPA) dan PT Shinhan Sekuritas tengah diselidiki Bareskrim Polri.