back to top

Terungkap! Sosok Ini Kuasai NSSS Lewat Grup Samuel

Emitentrust.com – Free float emiten sawit PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) naik ke 31,77% per Maret 2026, seiring bertambahnya kepemilikan publik. Di balik itu, peta pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner) juga semakin terang, dengan satu nama kunci mendominasi kendali.

Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) per 31 Maret 2026, jumlah saham free float NSSS tercatat 7,60 miliar saham atau 31,77%, meningkat dari sebelumnya 31,02%. Kenaikan ini mencerminkan bertambahnya porsi saham publik non-warkat yang kini mencapai 7,56 miliar saham (31,77%).

Dari sisi struktur kepemilikan, dominasi masih dipegang oleh grup Samuel. PT Samuel Tumbuh Bersama menjadi pemegang saham terbesar dengan kepemilikan 39,8%, naik dari sebelumnya 39,07%. Sementara itu, PT Samuel International justru menurunkan porsi menjadi 7,00% dari sebelumnya 8,48%.

Selain itu, terdapat PT Nusantara Makmur dengan kepemilikan 9,52%, serta jajaran manajemen yang juga memiliki saham, termasuk Direktur Utama Teguh Patriawan dengan porsi signifikan 11,70%.

Yang paling menarik, laporan ini menegaskan bahwa Eunice M. Satyono merupakan pemilik manfaat akhir dari pemegang saham pengendali utama, khususnya melalui PT Samuel Tumbuh Bersama yang menggenggam hampir 40% saham. Dengan demikian, kendali efektif NSSS berada di tangan sosok tersebut.

Di sisi lain, jumlah investor justru mengalami penurunan. Tercatat jumlah pemegang saham turun dari 9.080 menjadi 8.089 investor, atau berkurang 991 investor dalam sebulan mengindikasikan adanya konsolidasi kepemilikan.

Sebagai informasi, PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk adalah perusahaan agribisnis asal Indonesia yang berfokus pada budidaya dan pengolahan kelapa sawit. Perseroan dikenal sebagai salah satu produsen minyak sawit mentah (CPO) yang berkembang pesat dengan area perkebunan utama di Kalimantan Tengah.

Artikel Terkait

Free Float GOTO 71%, 4 Sosok Ini Sebagai Pemilik Manfaat Akhir

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) melaporkan penurunan free float menjadi 71,44% per Maret 2026, dari sebelumnya 76,93%. Meski masih menjadi salah satu emiten dengan porsi saham publik terbesar di Bursa,

Sah! PPGL Lepas 45,79% Saham Armada Berjaya Trans (JAYA)

Emiten logistik, PT Prima Globalindo Logistik Tbk, resmi melepas seluruh kepemilikan sahamnya di entitas anak PT Armada Berjaya Trans (JAYA) sebagai bagian dari aksi korporasi strategis.

IHSG Ditutup Hijau! DSSA-BREN Terbang, BBCA Justru Terkapar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan di zona hijau pada Kamis (9/4/2026). IHSG menguat 28,38 poin atau 0,39% ke level 7.307,58, setelah sempat bergerak fluktuatif sepanjang hari.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru