TUGU Masih Endapkan Dana IPO 2018 Rp72,6M di BRI, Bunga 5,5-7,5%

TUGU Masih Endapkan Dana IPO 2018 Rp72,6M di BRI, Bunga  5,5-7,5%
Logo usaha TUGU
Bacakan Artikel

EmitenTrust.com - PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) anak usaha Pertamina mengungkapkan penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) yang telah berlangsung sejak 2018. Dari hasil bersih IPO sebesar Rp658,70 miliar, perseroan masih memiliki sisa dana sebesar Rp72,61 miliar.

Berdasarkan laporan penggunaan dana hasil penawaran umum dengan nomor surat 140/S/01/PD-ATPI/VIII/2026, TUGU mencatat hasil penawaran umum saham mencapai Rp684,44 miliar. Setelah dikurangi biaya penawaran umum sebesar Rp25,74 miliar, hasil realisasi bersih menjadi Rp658,70 miliar.

Dari dana bersih tersebut, TUGU telah merealisasikan penggunaan dana sekitar Rp586,09 miliar sesuai dengan rencana penggunaan dana dalam prospektus. Dengan demikian, masih terdapat sisa dana sebesar Rp72,61 miliar.

Sisa dana tersebut ditempatkan pada sejumlah instrumen di Bank Rakyat Indonesia (BRI) – Veteran dengan tingkat bunga mulai dari 5,5% hingga 7,5% dan jangka waktu penempatan antara 30 hingga 92 hari.

Rinciannya, TUGU menempatkan Rp25 miliar dengan bunga 5,5% untuk jangka waktu 30 hari. Kemudian terdapat penempatan sebesar Rp13,35 miliar dengan bunga 5,5% selama 30 hari dan Rp9,26 miliar dengan bunga 6,8% selama 30 hari.

Selain itu, terdapat penempatan dana sebesar Rp25 miliar dengan tingkat bunga 7,5% untuk jangka waktu 92 hari. Seluruh penempatan tersebut tercatat memiliki hubungan afiliasi dengan perseroan.

Dana sekitar Rp184,44 miliar digunakan untuk infrastruktur pemasaran, sementara jumlah yang sama atau sekitar Rp184,44 miliar dialokasikan untuk IT dan operasional lainnya.

Selanjutnya, sekitar Rp92,22 miliar digunakan untuk rebranding dan promosi produk. Adapun sekitar Rp197,61 miliar dialokasikan untuk penyertaan modal pada entitas anak.

Untuk penyertaan modal pada entitas anak, dari rencana penggunaan dana sekitar Rp197,61 miliar, realisasinya tercatat sebesar Rp125 miliar, atau sekitar 63,26%. Pos inilah yang menjadi salah satu penyebab masih adanya dana IPO yang belum terealisasi seluruhnya.

Sementara itu, laporan juga merinci biaya yang dikeluarkan TUGU dalam proses IPO. Total biaya penawaran umum tercatat sebesar Rp25,74 miliar.

Biaya tersebut antara lain terdiri atas underwriting fee Rp14,04 miliar, management fee sekitar Rp363,37 juta, jasa profesi penunjang pasar modal sekitar Rp1,91 miliar, jasa lembaga penunjang pasar modal Rp136 juta, jasa konsultasi keuangan sekitar Rp95,37 juta, serta biaya lain-lain yang dapat diatribusikan langsung sebagai biaya emisi sekitar Rp9,20 miliar.