UNTD Boncos! Semester I 2026 Berbalik Rugi Rp55,8 Miliar

UNTD Boncos! Semester I 2026 Berbalik Rugi Rp55,8 Miliar
Pekerja di pabrik sepeda milik UNTD
Bacakan Artikel

EmitenTrust.com - PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD) membukukan penjualan neto Rp216,61 miliar hingga 30 Juni 2026, tumbuh 20,94% dibandingkan Rp179,10 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Namun, pertumbuhan penjualan tersebut berbanding terbalik dengan kinerja laba, di mana perseroan berbalik mencatatkan rugi bersih Rp55,81 miliar dari laba Rp790,96 juta pada semester I 2025.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia pada Senin (31/8/2026), beban pokok penjualan justru melonjak 68,77% menjadi Rp218,44 miliar dari Rp129,39 miliar.

Kenaikan beban pokok yang jauh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan penjualan tersebut membuat UNTD membukukan rugi bruto Rp1,82 miliar. Padahal, pada periode yang sama tahun sebelumnya perseroan masih mampu mencatat laba bruto Rp49,71 miliar.

Tekanan berlanjut pada tingkat operasional. UNTD membukukan rugi usaha Rp33,45 miliar, berbalik dari laba usaha Rp24,41 miliar pada semester I 2025.

Kinerja sebelum pajak juga tertekan tajam. Perseroan mencatat rugi sebelum pajak sebesar Rp56,94 miliar hingga 30 Juni 2026, berbalik dari laba sebelum pajak Rp1,15 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Alhasil, rugi periode berjalan UNTD mencapai Rp55,81 miliar, dibandingkan laba periode berjalan Rp790,96 juta pada semester I 2025.

Sejalan dengan penurunan kinerja tersebut, rugi per saham perseroan tercatat Rp8,36, berbalik dari laba per saham Rp0,12 pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Aset dan Liabilitas Menurun

Dari sisi neraca, jumlah liabilitas UNTD tercatat Rp608,74 miliar hingga 30 Juni 2026. Angka tersebut turun 7,90% dibandingkan Rp660,91 miliar pada 31 Desember 2025.

Sementara itu, jumlah aset perseroan mencapai Rp1,11 triliun per 30 Juni 2026, turun 9,02% dibandingkan Rp1,22 triliun pada akhir Desember 2025.