Usai Meroket Disorot BEI, SMMT Langsung Anjlok 3%

Usai Meroket Disorot BEI, SMMT Langsung Anjlok 3%
Logo usaha SMMT
Bacakan Artikel

EmitenTrust.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai mencermati pergerakan saham PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT) setelah harga dan pola transaksi saham perseroan mengalami peningkatan yang dinilai tidak biasa atau Unusual Market Activity (UMA).

Pengumuman UMA tersebut disampaikan BEI pada Senin (7/9/2026). Langkah ini dilakukan sebagai bentuk perhatian bursa terhadap aktivitas perdagangan saham SMMT yang mengalami penguatan signifikan dalam beberapa waktu terakhir.

Setelah pengumuman UMA, saham SMMT justru terkoreksi. Pada perdagangan sesi I Senin, saham SMMT turun 3,06% atau 80 poin ke level Rp2.530 per saham.

Saham SMMT bergerak dalam rentang Rp2.460 hingga Rp2.820 per saham. Hingga sesi I, volume transaksi tercatat mencapai 12.172 lot, dengan nilai transaksi sekitar Rp3,2 miliar.

Sebelum masuk radar UMA, saham SMMT memang telah mencatat kenaikan cukup signifikan. Dalam sepekan terakhir, saham tersebut menguat 27,7%, sedangkan dalam sebulan naik 37,1%.

Jika dihitung sejak awal periode enam bulan terakhir, saham SMMT bahkan telah melonjak sekitar 107%, dari level Rp1.220 pada 9 Maret 2026.

BEI mengingatkan investor untuk mencermati kinerja dan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan sebelum mengambil keputusan investasi.

Bursa juga meminta investor mengkaji kembali setiap rencana corporate action SMMT apabila belum memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Selain itu, investor diminta mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat muncul di kemudian hari sebelum melakukan keputusan investasi pada saham SMMT.

PT Golden Eagle Energy Tbk bergerak di bidang pertambangan batubara. Sektor Utama: Energi (sub-sektor minyak, gas, dan batubara). Aktivitas Bisnis: Penambangan batubara serta kegiatan pendukungnya seperti perdagangan, jasa, perindustrian, dan pengangkutan darat.