back to top

VTNY Nihil Dividen! Adler Manurung Tetap Posisi Komisaris

Emitentrust.com – PT Venteny Fortuna International Tbk (VTNY) memutuskan tidak membagikan dividen kepada pemegang saham dari laba tahun buku 2025. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 17 Juni 2026.

Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih perseroan sebesar Rp2.085.253.788 untuk tahun buku 2025. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp50 juta disisihkan sebagai dana cadangan, sementara sisanya ditetapkan sebagai laba ditahan untuk memperkuat modal kerja perseroan.

RUPST dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 4,88 miliar saham atau setara 77,97% dari total saham dengan hak suara yang sah. Seluruh agenda rapat disetujui secara bulat oleh pemegang saham yang hadir.

Selain keputusan terkait penggunaan laba, pemegang saham juga menyetujui perubahan susunan pengurus perseroan. Dalam keputusan tersebut, Venteny menerima pengunduran diri Milokevin Wendiady dari jabatan Direktur, yang berlaku efektif sejak ditutupnya rapat.

Sebagai penggantinya, pemegang saham mengangkat Hosea Sanjaya sebagai Wakil Direktur Utama dan Tri Ismardiko Widyawan sebagai Direktur Perseroan. Keduanya akan menjabat hingga penutupan RUPST tahun buku 2027.

Dengan keputusan tersebut, susunan Direksi VTNY menjadi:

Direktur Utama: Junichiro Waide
Wakil Direktur Utama: Hosea Sanjaya
Direktur: Kaleb Solaiman
Direktur: Tri Ismardiko Widyawan

Sementara itu, susunan Dewan Komisaris tidak mengalami perubahan, yakni Katsuya Kitano sebagai Komisaris Utama dan Prof. Adler Haymans Manurung sebagai Komisaris.

Selain itu, RUPST juga memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026, termasuk menetapkan honorarium auditor dengan mempertimbangkan rekomendasi Komite Audit.

Pada perdagangan Jumat (19/6) saham VTNY berada pada level Rp61 per lembar.

Artikel Terkait

Bank SMBC (BTPN) Sebut Rampungkan Transaksi Pengalihan Aset Pinjaman ke BTN

PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN) resmi merampungkan transaksi pengalihan aset pinjaman kepada PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN). Penyelesaian transaksi ditandai dengan penandatanganan akta pengalihan atau cessie serta pelunasan harga pembelian aset oleh BTN.

Belum 3 Tahun! Direktur KKGI Mundur, Ini Alasan di Baliknya

PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) menyampaikan bahwa Eddy mengajukan pengunduran diri dari posisi Direktur Perseroan.

Gudang Garam (GGRM) Lakukan Transaksi Afiliasi Rp200M, Ini Tujuannya

PT Gudang Garam Tbk (GGRM) melakukan transaksi afiliasi berupa penambahan modal sebesar Rp200 miliar kepada anak usahanya, PT Surya Dhoho Investama (SDHI). Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung kegiatan operasional Bandar Udara Dhoho di Kediri, Jawa Timur.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru