back to top

VTNY Resmi Caplok Hampir Seluruh Saham VMI

EmTrust – Emiten pengelola platform digital dan perusahaan holding, PT Venteny Fortuna International Tbk (VTNY), secara resmi mengumumkan peningkatan porsi kepemilikan saham di salah satu anak usahanya, PT VENTENY Matahari Indonesia (VMI). Berdasarkan laporan informasi atau fakta material yang disampaikan kepada otoritas pasar modal, aksi korporasi ini efektif berlaku sejak ditandatanganinya akta perusahaan pada 20 Januari 2026.

Melalui transaksi ini, kepemilikan saham VTNY di PT VENTENY Matahari Indonesia melonjak drastis hingga mencapai 99,9%. Langkah strategis tersebut diambil sebagai bagian dari upaya perseroan untuk memperkuat kendali serta menyelaraskan arah bisnis antar entitas di dalam grup perusahaan. Dengan kepemilikan yang hampir mutlak, perseroan berharap dapat memaksimalkan potensi pasar dan efisiensi operasional secara konsolidasi.

Sekretaris Perusahaan PT Venteny Fortuna International Tbk, Zasa Pinkan Kinanti, menjelaskan bahwa peningkatan kepemilikan ini diharapkan dapat mendukung pengembangan aktivitas bisnis serta meningkatkan sinergi yang lebih kuat di dalam ekosistem grup VTNY. Perseroan memandang PT VENTENY Matahari Indonesia memiliki peran krusial dalam peta jalan pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

Dari sisi kepatuhan dan risiko, manajemen menegaskan bahwa transaksi ini tidak memberikan dampak negatif yang material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, maupun aspek hukum perseroan. Sebaliknya, penguatan posisi saham ini justru diproyeksikan akan memberikan dampak positif bagi keberlangsungan usaha (going concern) emiten di masa depan melalui struktur organisasi yang lebih solid.

Artikel Terkait

Harga Emas Antam Kamis ini Naik Rp35.000 per Gram

Harga emas Aneka Tambang pada Kamis ini naik Rp35.000 per gram sementara itu harga buyback naik Rp35.000 per gram.

BEI Akhirnya Layangkan Surat ke Emiten RLCO

PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (ALII) akhirnya memberikan penjelasan resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait volatilitas transaksi saham perseroan selama periode 11 hingga 18 Mei 2026.

SMCB Resmi Bubarkan dan Likuidasi Tiga Anak Usaha

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk mengumumkan pembubaran yang diikuti likuidasi terhadap tiga anak usahanya sebagai bagian dari proyek penataan usaha

Populer 7 Hari

Berita Terbaru