back to top

Waskita Karya Divestasi Saham Anak Usaha Senilai Rp90,12 Miliar

EmTrust – Emiten konstruksi BUMN, PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) atau Perseroan, resmi mengumumkan pelepasan kepemilikan saham atau divestasi pada anak usahanya, PT Waskita Modern Realti (WMR). Langkah ini dilakukan melalui anak usahanya, PT Waskita Karya Realty (WKR), sebagai bagian dari strategi besar restrukturisasi dan transformasi bisnis grup.

Dalam laporan keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tertanggal 22 Desember 2025, manajemen Waskita mengungkapkan bahwa WKR telah menandatangani Akta Jual Beli pada 19 Desember 2025 dengan PT Asthana Griya Permasindo (AGP). Dalam kesepakatan tersebut, WKR sepakat menjual 82.674 lembar saham atau setara dengan 20 persen kepemilikan di WMR kepada AGP.

“Harga divestasi saham di WMR tersebut ditetapkan sebesar Rp90.122.900.000,” ungkap manajemen dalam keterangan tertulisnya.

Adapun tujuan dari aksi korporasi ini adalah untuk melakukan optimalisasi portofolio investasi Perseroan serta memperkuat posisi likuiditas WKR. Dana hasil divestasi diharapkan dapat mendukung pengembangan proyek-proyek strategis serta memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.

Manajemen menegaskan bahwa divestasi ini menjadi bagian penting dari upaya streamlining atau perampingan entitas anak usaha. Langkah ini diambil demi menciptakan kegiatan operasional Perseroan yang lebih berkelanjutan (sustainable) di masa depan.

Sebelum transaksi ini dilakukan, WKR mencatatkan kepemilikan saham di PT Waskita Modern Realti sebanyak 248.022 lembar saham. Sementara itu, pihak pembeli yakni PT Asthana Griya Permasindo, sebelumnya juga telah memiliki saham di WMR sebanyak 1.653 lembar saham.

Artikel Terkait

BEI Umumkan Saham Dikuasai Segelintir Investor, Ini Emitennya!

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengeluarkan pengumuman penting terkait sejumlah emiten yang memiliki kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi atau high shareholding concentration per 31 Maret 2026.

Bengkak 348%! PTPP Rugi Hampir Rp8T di 2025

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp7,99 triliun sepanjang 2025, membengkak sekitar 348% dibandingkan rugi Rp1,78 triliun pada 2024 (YoY).

KB Bank (BBKP) Tinggalkan Rugi Triliunan di 2025

PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) (sebelumnya Bank Bukopin) berhasil membalikkan kinerja secara signifikan sepanjang 2025 dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp66,6 miliar, berbanding terbalik dari rugi Rp6,33 triliun pada 2024,

Populer 7 Hari

Berita Terbaru