EmitenTrust Versi penuh
Stock and Market

WIKA Beton (WTON) Bawa Inovasi Baru Bikin Rumah Cuma Dua Hari

Oleh Komarudin 30 Aug 2026 21:12 3 menit baca

EmitenTrust.com - PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) membawa inovasi hunian pracetak WHOME (WIKA Beton Home) dalam ajang Danantara Housing Expo 2026 yang berlangsung pada 27-30 Agustus 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2.

Hunian modular tersebut hadir di tengah dorongan pemerintah untuk memperluas akses masyarakat terhadap rumah layak dan terjangkau. Danantara Housing Expo 2026 sendiri menghadirkan lebih dari 100 ribu unit hunian dari lebih dari 100 pengembang properti.

Pameran tersebut juga menawarkan berbagai skema pembiayaan untuk calon pembeli rumah, mulai dari bunga KPR 2,75%, uang muka 1%, hingga tenor pembiayaan mencapai 30 tahun.

Namun, persoalan penyediaan rumah tidak hanya berkaitan dengan harga, lahan, dan pembiayaan. Kecepatan pembangunan serta kualitas konstruksi juga menjadi tantangan yang perlu dijawab.

Di titik inilah WIKA Beton menawarkan WHOME sebagai salah satu alternatif.

Pada Danantara Housing Expo 2026, WHOME hadir dengan sistem rumah pracetak modular Tipe 36 yang terdiri dari ruang tamu, dua kamar tidur, satu dapur, dan satu kamar mandi.

Salah satu keunggulan yang ditawarkan adalah kecepatan konstruksi. Struktur rumah WHOME dapat dipasang hanya dalam waktu dua hari.

Sementara itu, keseluruhan proses hingga hunian tersebut siap ditempati diklaim hanya membutuhkan waktu sekitar 10 hari.

Sistem modular tersebut juga memungkinkan pemasangan komponen tanpa menggunakan alat berat. Kondisi ini membuat WHOME berpotensi diterapkan secara lebih fleksibel di berbagai lokasi.

Bagi pengembang, metode tersebut dapat menjadi alternatif untuk mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan efisiensi konstruksi. Proses produksi komponen yang dilakukan di pabrik juga memungkinkan pengendalian mutu dilakukan secara lebih terukur.

Tak hanya mengejar kecepatan, WHOME juga mengusung aspek keberlanjutan. WIKA Beton mengembangkan hunian tersebut sebagai green product dengan menggunakan material ramah lingkungan.

Dalam proses produksinya, WHOME memanfaatkan material substitusi seperti fly ash dan slag. Pabrik yang digunakan untuk memproduksi komponen WHOME juga telah menerapkan penggunaan energi terbarukan sebagai bagian dari upaya mengurangi emisi karbon.

Dari sisi keselamatan, struktur WHOME mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI). Hunian ini juga telah menjalani uji siklik di Laboratorium Balai Besar Struktur Bangunan dan Geoteknik Kementerian Pekerjaan Umum di Bandung.

Struktur WHOME disebut telah memenuhi Kategori Desain Seismik (KDS) D, sehingga dirancang untuk menghadapi potensi risiko gempa.

Selain struktur, sejumlah elemen arsitektur seperti atap dan dinding juga dapat disesuaikan atau customize berdasarkan anggaran dan preferensi konsumen.

Kehadiran WHOME di Danantara Housing Expo 2026 menunjukkan bahwa percepatan penyediaan hunian tidak hanya membutuhkan dukungan pembiayaan, tetapi juga inovasi teknologi konstruksi.

Dengan sistem pracetak modular, WIKA Beton menempatkan WHOME sebagai salah satu solusi untuk menghadirkan hunian yang lebih cepat dibangun, terukur, aman, dan berkelanjutan.

Inovasi tersebut juga diarahkan untuk mendukung Program 3 Juta Rumah, khususnya melalui pendekatan konstruksi yang dapat mempercepat penyediaan hunian dalam skala besar.

Di tengah pertemuan antara pengembang, perbankan, dan industri pendukung sektor properti, WHOME menjadi salah satu contoh bahwa teknologi konstruksi dapat mengambil peran penting dalam menjawab kebutuhan rumah layak bagi masyarakat.

Bukan hanya soal seberapa murah rumah dapat dibeli, tetapi juga seberapa cepat rumah tersebut dapat dibangun dengan tetap menjaga kualitas, keselamatan, dan keberlanjutan.

Topik terkait
WTON PT Wijaya Karya Beton Tbk WIKA Beton WHOME WIKA Beton Home Danantara Housing Expo 2026