back to top

2025 Rugi, STRK Setujui Pertahankan Susunan Pengurus Lama

Emitentrust.com – PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK) memperoleh persetujuan penuh dari para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 17 Juni 2026. Rapat dihadiri pemegang saham yang mewakili 6,63 miliar saham atau setara 61,88% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah.

Dalam agenda pertama, pemegang saham menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025, termasuk laporan keuangan, laporan kinerja operasional, serta laporan tugas pengawasan Dewan Komisaris. Rapat juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan selama tahun buku 2025.

Pada agenda kedua, pemegang saham menyetujui penetapan remunerasi Dewan Komisaris untuk tahun buku 2026 dengan besaran yang sama seperti tahun sebelumnya atau kenaikan maksimal 15%. Selain itu, Dewan Komisaris diberi kewenangan untuk menetapkan gaji dan tunjangan Direksi dengan mempertimbangkan rekomendasi Komite Nominasi dan Remunerasi.

RUPST juga memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit laporan keuangan Perseroan tahun buku 2026, termasuk menunjuk auditor pengganti apabila diperlukan sesuai ketentuan pasar modal yang berlaku.

Selain itu, pemegang saham menerima laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) Perseroan. Adapun susunan pengurus tidak mengalami perubahan, dengan Bona Budhisurya tetap menjabat Direktur Utama hingga 11 Juni 2028 dan Jacob Suryanata tetap menjabat Komisaris Utama hingga 11 Juni 2028.

Seperti diketahui Sepanjang tahun 2025, PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK) tidak mencatatkan laba, melainkan membukukan rugi bersih sebesar Rp 21,3 miliar. Kerugian ini meningkat dibandingkan tahun 2024 yang mencetak rugi bersih sebesar Rp 16,2 miliar

Artikel Terkait

PBSA Minta Restu Stock Split 1:2, Ini Tujuannya

PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) menyiapkan aksi korporasi berupa pemecahan saham atau stock split dengan rasio 1:2. Dengan rasio tersebut, jumlah saham PBSA akan meningkat dari 3 miliar saham menjadi 6 miliar saham.

Grup Emtek (SAME) Tambah 18,04 Juta Saham JECX , Porsi Tembus 30,11%

PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) emiten grup Emtek kembali menambah kepemilikannya di PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) pada 11 Agustus 2026.

Andry Hakim Borong 22,7 Juta Saham CBRE Harga Rp700 per Lembar

PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) menyampaikan bahwa Andry Hakim telah melakukan pembelian tidak langsung sebanyak 22,76 juta saham CBRE pada 6 Agustus 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru