Emitentrust.com – PT MNC Asia Holding Tbk mengurangi kepemilikan sahamnya di PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) dengan melepas sebanyak 339.809.200 saham melalui dua transaksi pada 20 dan 22 Juli 2026.
Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan pada 22 Juli 2026, kepemilikan MNC Asia Holding di IATA berkurang dari 2.135.585.566 saham atau 6,83% menjadi 1.795.776.366 saham atau 5,74%.
Penjualan saham dilakukan secara tidak langsung dalam dua tahap. Transaksi pertama berlangsung pada 17 Juli 2026 sebanyak 331.790.000 saham dengan harga Rp57 per saham. Selanjutnya, pada 20 Juli 2026, perseroan kembali melepas 8.019.200 saham pada harga yang sama, yakni Rp57 per saham.
Berdasarkan harga transaksi tersebut, nilai penjualan saham diperkirakan mencapai sekitar Rp19,37 miliar. Rinciannya, transaksi pertama bernilai sekitar Rp18,91 miliar, sedangkan transaksi kedua sekitar Rp457,09 juta, sehingga total nilai transaksi mencapai sekitar Rp19,37 miliar.
” Tujuan transaksi tersebut adalah untuk rencana strategis perseroan, “tulis laporan itu.
Laporan juga menyebutkan transaksi bukan merupakan bagian dari repurchase agreement (repo). Selain itu, MNC Asia Holding menegaskan bahwa perseroan bukan merupakan pemegang saham pengendali di PT MNC Energy Investments Tbk sehingga perubahan kepemilikan tersebut tidak mengubah struktur pengendalian perusahaan.
Pada perdagangan hari ini Kamis (23/7) saham IATA naik 3,39 persen ke level Rp61.
Sebelumnya PT MNC Asia Holding Tbk (BHIT) mengurangi kepemilikannya di PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) dengan melepas sebanyak 308.225.000 saham melalui serangkaian transaksi pada 14 Juli, 15 Juli, dan 16 Juli 2026.
Seluruh transaksi dilakukan pada harga Rp59 per saham dengan tujuan mendukung rencana strategis Perseroan. Total saham yang dijual: 308.225.000 saham denganl nilai transaksi sekitar Rp18,19 miliar.


