Emitentrust.com – PT Elnusa Tbk (ELSA), perusahaan jasa energi terintegrasi di bawah Subholding Upstream Pertamina, memperkuat perannya sebagai mitra strategis PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 melalui implementasi teknologi Dual Completion di Adera Field. Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan produksi migas nasional sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia.
Teknologi Dual Completion diterapkan untuk mengoptimalkan produksi lapangan migas yang telah memasuki fase mature field. Solusi ini melengkapi berbagai program pengembangan, seperti development drilling, step out drilling, dan optimalisasi reservoir guna meningkatkan efisiensi pemanfaatan cadangan hidrokarbon.
Dalam proyek tersebut, Elnusa menyediakan layanan Well Intervention & Completion, Engineering Services, serta eksekusi operasi lapangan dengan mengedepankan standar keselamatan (HSSE). Dukungan tersebut memungkinkan pekerjaan completion dilakukan tepat waktu, aman, dan sesuai standar operasional.
Direktur Operasi PT Elnusa Tbk, Andri Haribowo, mengatakan keberhasilan implementasi Dual Completion bersama PHR Zona 4 menunjukkan sinergi antara operator dan perusahaan jasa energi mampu menciptakan operasi yang lebih produktif dan efisien. Menurutnya, kapabilitas Elnusa menjadi bagian dari upaya Pertamina mengoptimalkan pengembangan lapangan migas melalui kolaborasi dengan mitra strategis.
Melalui implementasi pada sumur BNG-D14 di Adera Field, dua reservoir dapat diproduksikan melalui satu sumur tanpa perlu pengeboran sumur baru pada setiap lapisan. Pendekatan ini meningkatkan efisiensi pengembangan lapangan, mengurangi kebutuhan intervensi sumur, serta mengoptimalkan pemanfaatan reservoir yang masih produktif.
Penerapan teknologi tersebut menghasilkan tambahan produksi sekitar 480 barel minyak per hari (BOPD) dan 3,3 juta kaki kubik gas per hari (MMSCFD), jauh melampaui target awal sebesar 186 BOPD dan 1,09 MMSCFD. Keberhasilan ini mendorong penerapan Dual Completion pada sumur berikutnya, yakni GNK-PD80 dan BNG-B7.


