back to top

the amazing healing: laporan dari Himalaya

5.365 Mdpl dan Sebuah Kesadaran: Ketika Everest Base Camp Mengajarkan Arti Syukur

Emtrust – Hari demi hari berlalu, tubuh semakin beradaptasi, meski sakit kepala dan kelelahan kerap datang tanpa aba-aba. Dingboche (4.410 mdpl) menjadi titik krusial aklimatisasi.

Setiap langkah terasa berat, namun tekad untuk melanjutkan perjalanan lebih kuat dari rasa sakit.

Waktu yang terbatas memaksa tim memangkas jadwal aklimatisasi. Dari Dingboche, perjalanan dilanjutkan menuju Lobuche (4.940 mdpl).

Suhu mendekati nol derajat, kabut turun perlahan, dan malam-malam dingin membuat tidur tak lagi nyenyak.

Namun, di balik dingin, kehangatan justru datang dari tawa para pendaki lintas negara yang saling menguatkan di sekitar pemanas atau di kompor yak.

Puncak penantian tiba pada hari kedelapan. Dari Lobuche, langkah dilanjutkan ke Gorakshep (5.140 mdpl), titik terakhir sebelum Everest Base Camp.

Setelah istirahat singkat, akhirnya berhasil juga menjejakkan kaki di Everest Base Camp (5.365 mdpl). Di antara tenda-tenda warna-warni para pendaki puncak dunia, rasa syukur membuncah. Semua rasa lelah, dingin, dan sakit seakan luruh seketika.

Saat salju mulai turun dalam perjalanan kembali, satu kesadaran muncul dengan jelas: perjalanan ini bukan tentang menaklukkan gunung, melainkan tentang menaklukkan diri sendiri dan menghargai keajaiban alam yang luar biasa.

Simak kelanjutan kisahnya di the amazing healing: laporan dari Himalaya (Part 3)

(Zulqarnain)

Artikel Terkait

Populer 7 Hari

Berita Terbaru