back to top

Direktur EXCL Borong Saham Lagi! Kepemilikan Yessie Dianty Terus Bertambah

EmTrust – Direktur PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (IDX: EXCL), Yessie Dianty Yosetya, menambah porsi kepemilikan sahamnya di perseroan. Aksi pembelian saham tersebut dilakukan dalam rentang waktu 11 hingga 15 Desember 2025.

Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan Selasa (16/12), Yessie Dianty Yosetya menyatakan telah membeli sebanyak 80.000 lembar saham EXCL dengan harga berkisar antara Rp3.620 hingga Rp3.780 per saham.

Sebelumnya, Yessie juga tercatat telah melakukan pembelian saham EXCL sebanyak 150.000 lembar saham pada periode 5 hingga 10 Desember 2025. Saham tersebut dibeli dengan rentang harga Rp3.190 hingga Rp3.710 per saham.

“Tujuan dari transaksi ini adalah untuk pembelian dengan kepemilikan langsung,” ujar Yessie dalam keterangan tertulisnya.

Dengan transaksi tersebut, total kepemilikan saham Yessie Dianty Yosetya di EXCL meningkat menjadi 1,74 juta lembar saham atau setara dengan 0,0097 persen dari total saham beredar. Jumlah ini bertambah dibandingkan kepemilikan sebelumnya sebesar 1,66 juta lembar saham atau sekitar 0,0092 persen.

Aksi penambahan kepemilikan saham oleh manajemen ini mencerminkan kepercayaan terhadap prospek dan kinerja jangka panjang PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk.

Artikel Terkait

BNI Beri Hadiah 16,38 Juta Saham Treasuri ke Karyawan

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) resmi menyelesaikan pengalihan seluruh saham hasil pembelian kembali saham (buyback) tahun 2025 sebanyak 16,38 juta lembar saham untuk pelaksanaan Program Kepemilikan Saham Pegawai (Employee Share Ownership Program/ESOP).

Begini Kata Penilai Soal Transaksi Afiliasi SMKM Rp30M

PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM) memperoleh pendapat kewajaran dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Ihot Dollar & Raymond terkait rencana pemberian pinjaman kepada perusahaan afiliasi, Panasia Aquaculture Pte. Ltd..

Emiten Asuhan Hermanto Tanoko (MERI) Putuskan Tahan Seluruh Laba 2025

PT Merry Riana Edukasi Tbk memutuskan untuk tidak membagikan dividen dari laba tahun buku 2025. Seluruh laba bersih perseroan akan digunakan untuk mendukung pengembangan usaha dan memperkuat modal kerja.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru