back to top

Ekspansi Senyap BUVA di Bali: Akuisisi Bukit Permai Buka Peluang Nilai Tambah Besar

EmTrust – PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (IDX: BUVA) menegaskan langkah penguatan fundamental bisnis serta ekspansi terukur di segmen hospitality dan real estat premium melalui realisasi akuisisi 99,99 persen saham PT Bukit Permai Properti (Bukit Permai).

Direktur Utama PT Bukit Uluwatu Villa Tbk, Satrio, menyampaikan bahwa akuisisi Bukit Permai merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi perseroan di kawasan premium Uluwatu, Bali. Menurutnya, kedekatan lokasi Bukit Permai dengan properti milik perseroan membuka peluang pengembangan kawasan yang terintegrasi dan bernilai tinggi.

“Akuisisi Bukit Permai merupakan bagian dari strategi jangka panjang BUVA untuk memperluas landbank di Uluwatu. Kedekatan lokasi Bukit Permai dengan properti perseroan membuka peluang pengembangan kawasan yang terintegrasi dan bernilai tinggi,” ujar Satrio dalam keterangan resmi.

Lebih lanjut, Satrio menegaskan bahwa realisasi akuisisi tersebut dilakukan dengan pendekatan yang terukur serta berorientasi jangka panjang. Perseroan memastikan setiap aksi korporasi dijalankan secara berkelanjutan guna mendukung penguatan struktur aset dan kesiapan pengembangan usaha ke depan.

PT Bukit Permai Properti merupakan pemilik lahan strategis seluas sekitar 19 hektare yang berlokasi berdampingan dengan Alila Villas Uluwatu, salah satu properti unggulan BUVA. Dengan akuisisi ini, perseroan memperoleh fleksibilitas yang lebih besar dalam perencanaan pengembangan kawasan, baik dari sisi operasional, pemasaran, maupun optimalisasi aset.

Manajemen menilai akuisisi Bukit Permai akan menghasilkan potensi sinergi yang signifikan dengan portofolio hospitality BUVA yang telah ada, sekaligus memperkuat keberlanjutan pengembangan usaha di kawasan premium Bali. Pengembangan lanjutan di lahan tersebut dirancang untuk melengkapi serta meningkatkan nilai kawasan secara keseluruhan.

Artikel Terkait

Market Cap BEI Melonjak 7,18%, Tembus Rp13.189T Dalam Sepekan

Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam sepekan perdagangan periode 13—17 April 2026 mencatat Kapitalisasi pasar melonjak 7,18% menjadi Rp13.189 triliun dari sebelumnya Rp12.305 triliun.

BEI Layangkan Surat ke Emiten Grup Bakrie (DEWA)

Bursa Efek Indinesia (BEI) melayangkan surat ke Darma Henwa Tbk (DEWA) terkait kabar rencana penawaran umum perdana saham (IPO) anak usahanya PT Gayo Mineral Resources (GMR),

IHSG Bangkit di Akhir Pekan, Reli Sepekan Tembus 2% Lebih

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit pada penutupan perdagangan akhir pekan Jumat (17/4/2026), setelah sempat tertekan dalam dua hari sebelumnya. IHSG ditutup menguat 12,62 poin atau 0,17% ke level 7.634,00.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru