back to top

Suspensi Dicabut, Saham Empat Emiten Ini Kembali Diperdagangkan Mulai Besok

EmTrust – Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali perdagangan saham PT Janu Putra Sejahtera Tbk (IDX: AYAM), PT Surya Permata Andalan Tbk (IDX: NATO), PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (IDX: RLCO), dan PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (IDX: CARE).

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, dalam keterangan tertulis yang disampaikan Selasa (16/12), menyatakan bahwa pembukaan kembali suspensi saham keempat emiten tersebut dilakukan mulai sesi I perdagangan pada 17 Desember 2025 di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.

“Suspensi atas perdagangan saham AYAM, NATO, RLCO, dan CARE dibuka kembali mulai sesi I tanggal 17 Desember 2025 di Pasar Reguler dan Pasar Tunai,” ujar Yulianto.

Sebagai informasi, sebelumnya BEI melakukan penghentian sementara perdagangan saham AYAM, NATO, RLCO, dan CARE pada perdagangan 5 Desember hingga 16 Desember 2025. Langkah tersebut diambil menyusul terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham-saham tersebut.

BEI menegaskan bahwa kebijakan suspensi dilakukan sebagai bentuk perlindungan bagi investor serta untuk menjaga perdagangan efek yang teratur, wajar, dan efisien.

Dengan dibukanya kembali suspensi ini, investor diharapkan dapat mencermati kembali pergerakan saham masing-masing emiten serta mempertimbangkan risiko investasi secara cermat sesuai dengan profil dan tujuan investasi masing-masing.

Artikel Terkait

GUNA Tetapkan Dividen Rp7,46 per Lembar, Cum 9 Juni

PT Gunanusa Eramandiri Tbk (GUNA) memutuskan membagikan dividen tunai kepada para pemegang saham sebesar Rp7,46 per saham dari laba tahun buku 2025.

SMKL Siapkan Dividen Rp10,25M, Cum Date Besok!

PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL) resmi membagikan dividen tunai sebesar Rp10,25 miliar dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan tersebut merupakan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 21 Mei 2026

Victoria Care (VICI) Tebar Dividen Rp33,54M

PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp33,54 miliar atau Rp5 per saham kepada pemegang saham dari laba bersih tahun buku 2025

Populer 7 Hari

Berita Terbaru