back to top

RLCO Aktif Lagi! Peluang Cuan atau Jebakan?

EmTrus – Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali perdagangan Saham PT Abadi Lestari Indonesia Tbk. (RLCO) pada sesi I tanggal 24 Desember 2025 di Pasar reguler dan Tunai

Sebelumnya BEI mensuspensi saham RLCO pada 22 Desember 2025 karena terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan sebagai bentuk perlindungan bagi Investor.

PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (8/12/2025) pada harga Rp226 per saham.

Sejak awal listing hingga suspensi pada 19 Desember 2025 saham RLCO sudah terbang 488 persen ke level Rp1.330.

RLCO bergerak di bidang pengolahan dan pencucian sarang burung walet, serta perdagangan produk-produk kesehatan seperti minuman sarang walet, suplemen, dan nutrisi melalui merek Realfood, yang merupakan transformasi dari eksportir bahan mentah menjadi produsen health & wellness untuk pasar domestik dan ekspor.

Dalam lima bulan pertama tahun 2025 (periode Januari hingga Mei, menjelang IPO di Desember 2025), RLCO mencatat pertumbuhan kinerja yang sangat impresif:

Pendapatan: Tercatat sebesar Rp 231,31 miliar, meningkat 47,5% dari Rp 156,76 miliar pada periode yang sama tahun 2024.

Laba Bersih hanya mencapai Rp 12,38 miliar namun laba tersebut melonjak 579% dari Rp 1,82 miliar pada periode yang sama tahun 2024.

Pemilik pengendali utama PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) adalah PT Realco Omega Investama dengan kepemilikan sekitar 77,60%, sementara pendiri merek ternama Realfood, Edwin Pranata, juga merupakan pemegang saham pengendali dan Direktur Utama.

Struktur Kepemilikan saham

PT Realco Omega Investama: 77,60%.

Edwin Pranata: 2,32% (juga menjabat Dirut.

Masyarakat 20%.

Budiono: 0,04%.

Edi Haryanto: 0,04%..

Artikel Terkait

BEI Umumkan Saham Dikuasai Segelintir Investor, Ini Emitennya!

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengeluarkan pengumuman penting terkait sejumlah emiten yang memiliki kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi atau high shareholding concentration per 31 Maret 2026.

Bengkak 348%! PTPP Rugi Hampir Rp8T di 2025

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp7,99 triliun sepanjang 2025, membengkak sekitar 348% dibandingkan rugi Rp1,78 triliun pada 2024 (YoY).

KB Bank (BBKP) Tinggalkan Rugi Triliunan di 2025

PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) (sebelumnya Bank Bukopin) berhasil membalikkan kinerja secara signifikan sepanjang 2025 dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp66,6 miliar, berbanding terbalik dari rugi Rp6,33 triliun pada 2024,

Populer 7 Hari

Berita Terbaru