back to top

ANJT Hentikan Operasional Tiga Entitas Anak, Ini Alasannya

EmTrust – PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) emiten Perdagangan, jasa dan pengoperasian perkebunan,
pengolahan dan perdagangan produk kelapa sawit melaporkan penghentian kegiatan operasional atas tiga entitas anak Perseroan efektif per 31 Desember 2025. Informasi tersebut disampaikan dalam laporan keterbukaan informasi atau fakta material kepada publik.

Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan ANJT, Hilman Lukito, dalam keterangan resminya Jumat (2/1) menjelaskan bahwa entitas anak yang dihentikan operasionalnya meliputi PT Austindo Nusantara Jaya Boga, PT ANJ Agri Papua, dan PT Gading Mas Indonesia Teguh.

Keputusan tersebut diambil setelah Perseroan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja operasional dan keuangan. Direksi menilai kegiatan usaha ketiga entitas tersebut tidak lagi sejalan dengan strategi bisnis jangka menengah dan jangka panjang Perseroan.

Meski demikian, Hilman menegaskan bahwa penghentian operasional ini tidak mempengaruhi status hukum masing-masing entitas anak. Seluruhnya tetap eksis secara hukum dan akan terus menjalankan kewajiban administratif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Manajemen juga memastikan bahwa langkah tersebut tidak menimbulkan dampak negatif yang material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, aspek hukum, maupun kelangsungan usaha ANJT secara keseluruhan.

Pada perdagangan hari ini JUmat (2/1) saham ANJT turun 0,84 persen ke level Rp1.765 per saham. Dalam sepekan anjlok persen dari harga Rp1.780 pada 22 Desember 2025.

Artikel Terkait

Pakuwon Jati (PWON) Jadwalkan Dividen Tunai Rp626M, Cum 22 Juni

Pakuwon Jati Tbk (PWON) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 11 Juni 2026.

MORA Targetkan 5 Juta Homepass Baru Usai Merger

PT Ekamas Mora Republik Tbk (MoraRepublic atau IDX:MORA) menyiapkan langkah ekspansi agresif sepanjang 2026 dengan memperluas ekosistem infrastruktur digital nasional. Setelah resmi menyelesaikan penggabungan usaha, perusahaan

Rugi Hampir Rp23M, FLMC Putuskan Nihil Dividen

PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC) memutuskan tidak membagikan dividen kepada pemegang saham untuk tahun buku 2025 setelah Perseroan membukukan rugi bersih sebesar Rp22,96 miliar.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru