back to top

DKFT Beberkan Progres Eksplorasi Nikel di Sulteng

Emitentrust.com – PT Central Omega Resources Tbk. (DKFT) terus memperkuat pijakan bisnisnya di sektor pertambangan nikel. Sepanjang periode Oktober hingga Desember 2025, perseroan melalui anak-anak usahanya secara intensif melakukan kegiatan eksplorasi bijih nikel di wilayah Sulawesi Tengah.

Direktur DKFT, Feni Silviani Budiman, dalam keterangan tertulis pada Kamis (8/1), mengungkapkan bahwa kegiatan eksplorasi difokuskan pada area tambang bijih nikel yang telah direncanakan untuk tahap produksi. Eksplorasi tersebut dilaksanakan oleh PT Mulia Pacific Resources (MPR) dan Itamatra Nusantara (IMN) bekerja sama dengan pihak ketiga, berlokasi di Blok Pit, Desa Ganda-ganda, Kabupaten Morowali Utara.

“Pekerjaan eksplorasi pada periode ini menggunakan metode core drilling HQ dengan beberapa variasi spasi pengeboran, mulai dari 100 meter x 100 meter, 50 meter x 50 meter, hingga 25 meter x 25 meter,” ujar Feni.

Dalam pelaksanaannya, DKFT mengalokasikan biaya eksplorasi sebesar Rp5,91 miliar. Dari dana tersebut, perseroan berhasil menyelesaikan pengeboran sebanyak 417 titik dengan total kedalaman mencapai 8.654 meter. Saat ini, hasil pengujian dari kegiatan eksplorasi tersebut telah memasuki tahap analisis untuk menentukan potensi sumber daya nikel yang dapat dikembangkan lebih lanjut.

Feni menambahkan, perseroan tidak berhenti pada capaian tersebut. Ke depan, DKFT berencana melanjutkan kegiatan pengeboran di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) milik MPR dan IMN guna memperkuat basis data geologi serta mendukung rencana pengembangan tambang.

Artikel Terkait

Grup Bakrie (BNBR) Kantongi Restu Right Issue

Laba bersih Perseroan selama 2025 sebesar Rp 502,74 miliar, naik 49,6% dibanding tahun sebelumnya Pendapatan bersih Perseroan selama 2025 sebesar Rp 3,74 triliun

Laba CMRY Melejit 34%! Tembus Rp2T di 2025

PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) mencatat kinerja gemilang sepanjang 2025. Perseroan membukukan laba bersih Rp2,03 triliun, melonjak sekitar 34,4% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp1,51 triliun.

Pengendali HILL Bolak – Balik Transaksi Jutaan Lembar Harga Gocap

Pemegang saham pengendali PT Hillcon Tbk (HILL), yakni PT Hillcon Equity Management, tercatat melakukan aksi jual sekaligus beli saham dalam dua hari berurutan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru