Emitentrust – PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) menyampaikan bahwa Pemegang saham pengendalinya PT Sumber Garam Pratama, tercatat melakukan aksi divestasi dengan melepas saham dalam jumlah besar pada 8 Januari 2026.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan manajemen FOLK bahwa PT Sumber Garam Pratama telah menjual sebanyak 157.926.000 lembar saham pada harga Rp75 per saham. Nilai transaksi ini ditaksir mencapai sekitar Rp11,84 miliar.
Sebelumnya Sumber Garam Pratama menjelang akhir 2025 melepas sebanyak 20.514.159 lembar saham FOLK di harga Rp341 per saham. Dengan demikian, nilai transaksi divestasi ini diperkirakan mencapai sekitar Rp6,99 miliar.
Manajemen FOLK menyatakan bahwa aksi tersebut dilakukan untuk tujuan divestasi dengan status kepemilikan saham langsung.
Pasca transaksi, kepemilikan saham PT Sumber Garam Pratama di FOLK menyusut cukup tajam, dari sebelumnya 1,12 miliar saham atau setara 28,57% menjadi 970 juta saham atau sekitar 24,57%. Artinya, porsi pengendali berkurang hampir 4 persen hanya dalam satu kali transaksi.
Pada perdagangan hari ini Senin (12/1) saham FOLK naik 24 persen atau menyentuh ARA ke level Rp870 per lembar.
Sebagai informasi, Per 30 September 2025, piutang usaha FOLK tercatat Rp2,38 miliar, naik tipis dibanding akhir 2024. Lonjakan terutama berasal dari PT Borwita Citra Prima sebesar Rp816,76 juta, seiring dimulainya kerja sama distribusi merek drsoap yang sebelumnya dipegang PT Filia Sukses Mandiri (FSM).
” Borwita merupakan distributor nasional dengan rekam jejak kuat, sehingga piutang tersebut dinilai masih terkendali dan tertagih, Sebaliknya, piutang kepada Goto Gojek Tokopedia Tbk dan FSM turun hingga nihil, seiring pelunasan kewajiban dan berakhirnya kerja sama distribusi. jawab manajemen dalam keterangannya ke BEI Jumat (2/1).


